Pejabat Eselon IV mengikuti Diklatpim. DARNO/RADARMAS
BANJARNEGARA – Selama 102 hari, 40 pejabat struktural eselon IV ditempa melalui Diklatpim IV Angkatan V Tahun 2019. Diklat berlangsung dari tanggal 18 Februari sampai 21 Juni mendatang di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Kalipalet Banjarnegara.
Kepala BKD Banjarnegara Yusuf Agung Prabowo mengatakan Diklatpim ini bertujuan meningkatkan jiwa kepemimpinan atau leadership pada pejabat struktural eselon IV dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansinya masing-masing.
Dia mengatakan kompetensi yang ingin dicapai pada kegiatan ini yaitu kepemimpinan operasional. "Yaitu kemampuan membuat perencanaan kegiatan instansi dan memimpin keberhasilan implementasi pelaksanaan kegiatan tersebut,” katanya.
Indikatornya antara lain kemampuan membangun karakter dan sikap perilaku integritas sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kemampuan untuk menjunjung tinggi etika publik, taat pada nilai-nilai, norma, moralitas dan bertanggungjawab dalam memimpin unit instansinya.
Kompetensi lainnya yaitu kemampuan membuat perencanaan pelaksanaan kegiatan instansi, melakukan kolaborasi secara internal dan eksternal dalam mengelola tugas-tugas organisasi ke arah efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan instansi, melakukan inovasi sesuai bidang tugasnya guna mewujudkan pelaksanaan kegiatan yang lebih efektif dan efisien, serta kemampuan mengoptimalkan seluruh potensi sumberdaya internal dan eksternal organisasi dalam implementasi kegiatan unit instansinya.
Sekda Banjarnegara Indarto mengatakan pengembangan kompetensi merupakan upaya untuk pemenuhan kebutuhan kompetensi PNS dengan standar kompetensi jabatan dan pengembangan karir.
Dia memgatakan Diklatpim IV tidak hanya membekali peserta dengan kompetensi yang dibutuhkan menjadi pemimpin operasional saja. Namun juga agar menjadi pemimpin yang inovatif. "Oleh karena itu peserta Diklatpim IV dituntut mampu menunjukan kinerjanya dalam merancang suatu perubahan di unit kerjanya dan memimpin perubahan tersebut sehingga memberikan hasil yang signifikan,” lanjutnya. (drn)