Suhu Tinggi Siang Hari, Awas Ancaman Angin Kencang

Rabu 23-10-2019,17:22 WIB

monitor.co.id Panas Capai 31 Derajat Celcius CILACAP - Hawa panas dan suhu tinggi dalam beberapa hari terakhir, melanda Kabupaten Cilacap. Suhu ini terjadi karena pengaruh pergerakan semu matahari dan terjadi sejak September lalu. Akibatnya, wilayah Pulau Jawa terasa panas. Data di Stasiun Meteorologi Cilaca menyebutkan, dalam 3 hari terakhir suhu maksimun mencapai 31 derajat C. Sementara suhu minimun berkisar pada 24 derajat C. "Dalam beberapa hari terakhir suhu maksimum mencapai 31 derajat," ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Cilacap, Rendy Krisniawan, Selasa (22/10) kemarin. Dia mengatakan, suhu panas ini membawa potensi ancaman angin kencang dan terjadi pada siang hari. Diawali dengan cuaca cerah dan terik. Kondisi ini biasanya terjadi di daerah datarang tinggi. Seperti yang terjadi di Dataran Tinggi Dien Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Malang, beberapa waktu lalu. "Ini perlu diwaspadai karena kecepatan angin kencang dan berputar, debu-debu beterbangan. Angini ini bisa merusak benda-benda diatas permukaan tanah," terangnya kemarin. Ancaman lain berupa gangguan kesehatan berupa masalah pada pernapasan. Ini karena banyak debu beterbangan karena tiupan angin kencang. Demikian juga dengan terpaan sinar matahari yang lebih terik dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Warga diminta untuk memakai lotion pelembab dikarenakan kondisi udara yang panas terik, kering dan menyengat. Selain itu masker pelindung agar bisa dipakai untuk menghindari debu-debu yang berterbangan. BMKG sendiri dalam siaran persnya kemarin menyebutkan, saat ini posisi matahari berada di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan. Hal ini berakibat pada peningkatan suhu udara di wilayah itu dan dirasakan luas oleh masyarakat. "Berdasarkan persebaran suhu panas yang dominan berada di selatan khatulistiwa, hal ini erat kaitannya dengan gerak semu matahari," ujar Deputi Bidang Meteorologi Drs R Mulyono R Prabowo, kemarin. (har)

Tags :
Kategori :

Terkait