Warga Karangbenda Lepas Puluhan Tukik ke Laut

Sabtu 21-09-2019,15:00 WIB

RAYKADIAH/RADARMAS LEPAS : Puluhan penyu dilepasliarkan di Pantai Sodong, Jumat (20/9). CILACAP - Warga Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala pertama kali sukses menetaskan puluhan anakan penyu alias tukik di area konservasi wisata Pantai Sodong. Sebanyak 30 ekor satwa liar dilindungi tersebut, Jumat (20/9) dilepasliarkan ke habitat aslinya di laut. Tukik tersebut merupakan tukik yang menetas pada bulan Mei lalu. Jumawan, Wakil Ketua Nelayan Mina Asih, mengaku tergugah untuk memilihara telur penyu tersebut lantaran masih banyak masyarakat yang mengkonsumsi telur penyu. Padahal satwa tersebut dilindungi undang-undang. "Pertama kita perhatikan masih banyak endemik penyu yang mendarat di pantai Selatan, khususnya di Pantai Sodong . Telur juga dikomsumsi masyarakat, menggerakan hati saya menangkar telur-telur tersebut, untuk dikembangkan dan diserahkan ke BKSDA," ujarnya. Tukik yang baru dilepaskan pertama kali di Kabupaten Cilacap tersebut berusia tiga bulan. Awalnya masyarakat menemukan telur-telur tersebut yang mendarat di bulan Mei hingga Agustus. Dari 50 telur yang ditemukan, hanya 30 telur yang menetas dan dilepasliarkan. "Kebanyakan yang didarati ada di Pantai Sodong, Gelempangpasir, Welayan Wetan hingga Pantai Sidaurip di Nusawungu. Pantai tersebut didarati karena kondisi pantai yang sepi," kata dia. Sementara itu, Kepala Seksi Konservasi Wilayah 2 BKSDA Jawa Tengah, Sartono mengatakan saat ini sangat penting untuk pelestarian dan kesadaran masyarakat tetantang konservasi. Pasalnya ada tujuh jenis penyu di dunia dan enam jenis tersebut hanya berada di Indonesia. "Kita tahu konservasi sampai ke pemanfaatan. Imbauan pertama perlu sosialisasi dari BKSDA dari instansi semua lembaga semua masyarakat kita tinggalkan budaya lama untuk telur dikonsumsi dan kita harus lepas liarkan," kata dia. (ray/acd)

Tags :
Kategori :

Terkait