NUSAWUNGU - Nelayan di Desa Jetis mengeluhkan jalan ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jetis. Pasalnya, jalan dipenuhi lubang hingga seperti kubangan air. Diduga jalan rusak karena ada proyek pembangunan tambak udang. Nelayan dan warga Jetis minta jalan segera diperbaiki lengkap dengan saluran drainase. “Kalau kanan kiri di tanggul untuk kolam udang dan jalan dibiarkan tanpa drainase, itu namanya jalan dibuat sungai,” kata Budi, salah satu warga Desa Jetis. Menurut dia, jalan sudah rusak sejak proyek berjalan dan hingga saat belum diperbaiki. Padahal saat perusahaan tambak udang akan dibangun, dia mendengar ada kesepakatan jika setelah selesai proyek akan diperbaiki lagi. “Ternyata sekarang tambah parah. Kalau pemerintah yang harus memperbaiki kami tidak setuju, mending untuk perbaikan jalan desa yang rusak,” tuturnya. Ketua Rukun Nelayan Desa Jetis, Marmun Maryogi menuturkan, nelayan memang kesulitan jika akan melaut karena jalan tersebut merupakan akses menuju TPI Jetis. “Kami sering mendapat keluhan, namun karena ada yang berwenang maka pihak TPI menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang,” kata dia. Namun dia berharap jalan secepatnya diperbaiki dan dibuat drainase agar air tidak menggenang di tengah jalan. "Jalur tersebut juga untuk jalur wisata. Jadi diharapkan bisa secepatnya diperbaiki," ujarnya. Sekretaris Desa Jetis Siran Haryanto kepada Radarmas menuturkan, pihak desa sudah melaporkan kerusakan jalan menuju ke lokasi TPI Desa Jetis kepada pemerintah daerah maupun kepada pihak-pihak terkait. “Tapi sampai saat ini belum ada informasi terkait dengan jalan tersebut, jadi pemerintah desa juga belum mengambil langkah lebih lanjut,” ujarnya. Sementara itu saat Radarmas mencoba meminta konfirmasi kepada CV CSR terkait dengan keluhan nelayan dan warga, pihak keamanan CV mengatakan jika semua pimpinan perusahan sedang libur. “Sekarang sedang pulang liburan,” kata salah seorang satpam. (yan/sus)
Jalan ke Tempat Pelelangan Ikan Jetis Rusak Parah
Senin 14-11-2016,13:01 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 09-04-2026,20:12 WIB
Bos Rokok HS Mangkir, KPK Dalami Dugaan Suap Cukai di Bea Cukai
Kamis 09-04-2026,16:35 WIB
Ratusan Buruh di Cilacap Siap Turun ke Jalan Rayakan May Day 2026
Kamis 09-04-2026,17:10 WIB
Investor Lirik Pengelolaan Sampah di Cilacap, TPA Kunci Disiapkan
Kamis 09-04-2026,17:05 WIB
Lapas Cilacap Buka Akses Sekolah untuk Warga Binaan
Kamis 09-04-2026,16:20 WIB
Angka Perceraian Awal Tahun 2026 Meningkat, 25 ASN Cilacap Ajukan Cerai
Terkini
Jumat 10-04-2026,12:24 WIB
Cireng Rp 2 Ribu Rasa Premium, Warung Cireng Sediakan Banyak Varian
Jumat 10-04-2026,11:36 WIB
Terkendala Anggaran, Penanganan Kawasan Kumuh di Purbalingga Ditarget 2 Hektare per Tahun
Jumat 10-04-2026,11:25 WIB
Langkah Strategis Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap, Produksi LPG Melesat Lewat Optimalisasi Kilang RFCC
Jumat 10-04-2026,10:41 WIB
Tajum Hari Pencarian Orang Hilang Nihil, Operasi SAR Sungai Tajum Dihentikan
Jumat 10-04-2026,10:33 WIB