MAJENANG - Ulama di Kecamatan Majenang kini mulai terang-terangan, menuntut pemekaran Kabupaten Cilacap dipercepat. Tuntutan ini dengan menggunakan dalih yang umum disampaikan masyarakat, yakni jarak antara pusat pemerintah kabupaten dengan wilayah barat yang terlalu jauh. Sehingga pelayanan dasar publik menjadi kendala. Seperti yang diungkapkan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) El Bayan Majenang KH Subky Najmudin. Menurutnya, rentang jarak yang terlalu jauh membawa kendala bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik dasar. "Saya meminta agar pemekaran bisa diwujudkan secepatnya," ujarnya. Dia menjelaskan, salah satu bentuk pelayanan yang paling sering dikeluhkan masyarakat barat Kabupaten Cilacap yakni pembuatan akta lahir. Untuk mengurus surat, warga harus mengeluarkan ongkos transpor yang tidak sedikit. Apalagi jika proses pelayanan ini harus dilakukan beberapa kali. "Ke Cilacap saja sudah dua jam dan harus pakai ongkos. Kalau bolak balik mungkin sudah (cukup) untuk ke Jakarta," katanya memberikan ilustrasi. Untuk pembuatan akta lahir dan sejumlah surat kependudukan lainnya harus dilakukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Jarak antara Kecamatan Majenang dengan pusat ibu kota Kabupaten Cilacap mencapai kurang lebih 75 km. Sementara bagi warga Kecamatan Wanareja dan Kecamatan Dayeuhluhur, jarak tersebut bisa berlipat karena berada di ujung barat Kabupaten Cilacap. Sementara itu, proses pemekaran Kabupaten Cilacap saat ini sudah berada di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Aturan untuk pemekaran sebuah kabupaten, kota atau provinsi kini menggunakan undang-undang terbaru. Salah satunya, item mengenai daerah persiapan yang harus dijalani selama tiga tahun dan dibawah pengawasan pemerintah pusat. Jika dalam tiga tahun daerah yang diusulkan itu bisa berkembang, maka dapat dimekarkan. (har/sus)
Ulama Tuntut Pemekaran Majenang Dipercepat
Senin 14-11-2016,12:57 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,17:15 WIB
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan Kereta Terganggu, Sejumlah KA Alih Rute
Senin 06-04-2026,16:16 WIB
Tak Ada Kemacetan, Arus Mudik dan Balik di Cilacap Lancar
Senin 06-04-2026,18:50 WIB
Antrean Refund Tiket Mengular di Stasiun Purwokerto, Perjalanan KA Terganggu Imbas Bangunkarta Anjlok
Senin 06-04-2026,16:29 WIB
Target KLA Paripurna, Cilacap Intensifkan Penanganan Anak Jalanan
Senin 06-04-2026,15:54 WIB
Jalur Pendakian Gunung Slamet Ditutup Sementara, 21 Pendaki Turun Dengan Selamat
Terkini
Selasa 07-04-2026,13:34 WIB
Peringati Milad ke-61 UMP Tegaskan Komitmen “Semakin Kuat, Semakin Berdampak”
Selasa 07-04-2026,13:31 WIB
Gedung Kejari Banyumas Baru Dibangun, Target Rampung Oktober
Selasa 07-04-2026,12:48 WIB
Belanja Kebutuhan Lengkap dalam Satu Tempat di Minimarket Alma Baru
Selasa 07-04-2026,12:14 WIB
Layanan Pendidikan Dinilai Belum Merata, DPRD Purbalingga Dorong Afirmasi Sekolah Swasta
Selasa 07-04-2026,10:21 WIB