Tanggul Cikawung Jebol Tiga Titik CILACAP - Hujan deras sepanjang Kamis (17/3) sore hingga petang kemarin, mengakibatkan 3 kecamatan di wilayah eks distrik Majenang diterjang banjir dan longsor. Bencana ini setidaknya mengakibatkan 3 rumah rusak di Kecamatan Karangpucung. Sedangkan di Kecamatan Cimanggu, dan Majenang dilaporkan tanah longsor dan banjir akibat tanggul hingga mengakibatkan sejumlah jalan desa serta rumah warga tergenang air. Berdasarkan data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, longsor menyebabkan 3 rumah warga Desa Cidadap, Karangpucung, dan Gunungtelu Kecamatan Karangpucung rusak ringan. Salah satu korban tanah longsor, Marikem (70), warga Desa Gunung Telu RT 03 RW 03 Kecamatan Karangpucung terpaksa mengungsi ke kerabat terdekat. "Dia mengungsi ke rumah anaknya," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Tri Kumara melalui Kepala UPT BPBD Majenang, Edi Sapto Prihono, Jumat (18/3) kemarin. Dari Kecamatan Cimanggu dilaporkan, tanggul kanan Sungai Cikawung di Desa Karangreja jebol di 3 titik sepanjang 20 m. Luapan sungai ini merendam sawah seluas ha. Tanaman juga terendam lumpur yang terbawa luapan air sungai. Sedangkan dari Desa Cidadap dilaporkan, jalan desa setempat putus total akibat tertimbun tanah longsor. Seharian kemarin, warga dikerahkan untuk membuang tumpukan material tanah agar jalan bisa dilalui kembali. Kamis malam kemarin, petugas UPT BPBD Majenang dipaksa bekerja keras untuk membuang lumpur di jalan nasional depan pasar Cilumuh Desa Rejodadi. Saat ini, jalan tersebut sudah bersih hingga tidak membahayakan pengendara. Dari Kecamatan Majenang, petugas mendapati, tanggul sungai Ciseda di selatan Perum Mulyasari Desa Mulyasari jebol. Limpasan air langsung menggenangi sawah. Air dari sungai itu juga sempat menggenangi pemukiman warga komplek perumahan tersebut. Edi menegaskan, pihaknya masih terus mendata kerusakan akibat bencana tersebut. Termasuk menghitung kerugian petani karena tanaman terendam air dan lumpur di Desa Karangreja Kecamatan Cimanggu dan Mulyasari (Majenang). "Masih kita data kerusakan dan kerugian akibat bencana," katanya. Sementara itu, sejumlah warga di Desa Cilopadang dan Padangjaya mengatakan kalau jalanan di lingkungan rumah mereka sempat terendam air. Banjir ini terjadi karena saluran tidak mampu menampung air hujan. Seperti di jalan Garuda Desa Padangjaya. Disana, genangan air setinggi lutut orang dewasa terjadi sampai pukul 23.00, Kamis malam lalu. "Hujan sangat deras sampai saluran meluap. Jalan terendam setinggi lutut," ujar Edi Bambang," warga sekitar jalan Garuda, kemarin. (har/ttg)
Banjir Longsor Terjang 3 Kecamatan
Sabtu 19-03-2016,11:32 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,12:48 WIB
Dishub Cilacap Uji Coba PASTI UJI, Pemilik Kendaraan Bisa Cek Mandiri
Selasa 22-09-2026,13:49 WIB
Deteksi Dini TBC di Panulisan Barat Cilacap, Enam Warga Terindikasi Suspek TBC
Selasa 22-09-2026,15:14 WIB
Tiga Karhutla Melanda Banyumas, Api Mendekati Rumah Warga Karanggintung
Selasa 22-09-2026,16:13 WIB
Festival Paruk Kubeng Pithu Siap Meriahkan Pantai Bungso, Angkat Tradisi dan Potensi Wisata Jetis Cilacap
Selasa 22-09-2026,16:36 WIB
BPD Banyumas Diperkuat Jadi Penyeimbang Pemerintah Desa, Raperda Atur Aspirasi Warga Dan Perempuan
Terkini
Selasa 22-09-2026,18:02 WIB
ABPEDNAS Banyumas Dikukuhkan, 2.437 Anggota Kawal Pilkades 2027
Selasa 22-09-2026,17:45 WIB
Pemkab Purbalingga Tambah Rp100 Juta untuk Operasional Pompa Irigasi
Selasa 22-09-2026,17:43 WIB
Ahmad Luthfi Genjot Penanganan Stunting, Demak dan Kabupaten Semarang Jadi Role Model
Selasa 22-09-2026,17:09 WIB
UMP Gelar FGD SDGs, Pengelolaan Sampah Teknologi Jerman Bersama 4 Kabupaten
Selasa 22-09-2026,16:44 WIB