Atap Pasar Kroya Jebol KROYA-Angin yang cukup kencang beberapa minggu terakhir membuat atap kanopi pedagang di lantai II pasar Baru Kroya. Akibatnya, air hujan langsung masuk ke dalam pasar dan membuat kumuh. Apalagi, air hujan bercampur dengan kotoran yang belum sempat dibuang pedagang. Kepala Pasar Baru Kroya Sadimun kepada Radarmas membenarkan jika atap pasar Baru Kroya beberapa kali dihempaskan oleh angin yang cukup kencang. Hal itu membuat atap kanopi menjadi pecah dan bocor. “Benar, angin kencang membuat atap kanopi ambrol dan terhempas angin,” kata dia. Dikatakan dia, kejadian itu sudah dilaporkan kepada dinas terkait. Namun, diakuinya, belum ada tindakan. Sebab sebagian atap sebenarnya belum lama diperbaiki. Namun searang kembali rusak karena angin kencang. “Kami belum tahu (perbaikan, red). Yang jelas sudah kami laporkan. Mudah-mudahan ada informasi,” terangnya. Diakui dia, air hujan yang masuk sampai ke pedagang di lantai I melalui tangga. “Kebetulan (yang bocor, red) juga dekat tangga. Sehingga begitu hujan turun air akan mengalir ke tempat yang rendah. dan sebagian melalui tangga,” terangnya. Sejumlah pedagang pun mengeluhkan hal itu. Dengan bocornya atap, kondisi pasar menjadi becek. Secara tidak langsung menganggu aktifitas perdagangan. Jika tidak segera dilakukan perbaikan maka akan membuat pembeli enggan masuk ke pasar. “Agar tidak kumuh dan berbau harusnya atap kanopi bisa segera diperbaiki. Sebab kebocoran di pasar baru Kroya juga sudah cukup mengganggu,” terang Sainah (36) salah seorang pedagang. Dikatakan dia, di Pasar Baru Kroya juga sudah banyak talang air yang merembas. Ditambah dengan atap kanopi yang jebol, tentu memperburuk keadaan. (yan/ttg)
Sudah Dilaporkan, Masih Belum Ditangani
Rabu 16-03-2016,12:00 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 05-04-2026,12:18 WIB
Suhu Kawah Gunung Slamet Melonjak, Pendakian Ditutup Mendadak Demi Keselamatan
Minggu 05-04-2026,13:58 WIB
Suhu Kawah Naik 52,8 Derajat Celcius dalam Sehari, Pendakian Gunung Slamet Ditutup Sementara
Minggu 05-04-2026,16:40 WIB
Aktifitas Nelayan di Cilacap Kembali Normal, Hasil Belum Maksimal
Minggu 05-04-2026,16:34 WIB
Cilacap Tidak Akan Terapkan WFH bagi ASN, Layanan Publik Jadi Pertimbangan Utama
Minggu 05-04-2026,15:57 WIB
Cilacap Terapkan Zero Growth ASN, 543 Pegawai Pensiun Siap Diganti CPNS Baru
Terkini
Minggu 05-04-2026,21:10 WIB
Hendy Yudoko Resmi Jabat Manajer PDJR UT Purwokerto, Perkuat Akses Pendidikan
Minggu 05-04-2026,20:35 WIB
Dramatis, Pemuda Panjat Tower di Pegalongan Banyumas Dievakuasi, Diduga Hendak Mengakhiri Hidup
Minggu 05-04-2026,18:46 WIB
Persibangga Comeback 2-1 Lawan Mataram Utama, Menang Perdana Jelang Liga 4 Nasional 2026
Minggu 05-04-2026,17:30 WIB
20 Kecamatan Unjuk Gigi, Parade Budaya Banjarnegara Jadi Magnet Warga
Minggu 05-04-2026,17:01 WIB