Raih Medali di Tunisia Berkat Bahasa Ngapak

Minggu 07-04-2019,17:35 WIB

RAIH MEDAI : Nina Dwi Rohmawati berhasil meraih medali perunggu di I-FEST yang diadakan di Tunisia. Nina menerima medali dari panitia. ISTIMEWA PURBALINGGA - Pelajar asal Kabupaten Purbalingga, berhasil meraih prestasi di International Festival of Engineering Science and Technology (I-FEST) di Tunisia pada 21 hingga 26 Maret lalu. Nina Dwi Rohmawati, berhasil meraih medali perunggu dalam kategori social science. Nina meraih prestasi tersebut setelah karya ilmiah yang berjudul When Majority Culture Has Minority Honor: The Dynamic Of Language Ethnicity And Cultural Demographic With The Javanese Language Of Ngapak Banyumasan, memikat para juri. "Karya tersebut mengulas tentang tren paradigma remaja lokal Purbalingga zaman sekarang, yang cenderung minder atau inferior menggunakan bahasa lokalnya. Yaitu bahasa Ngapak Banyumasan sebagai bahasa pergaulan," ujarnya, kemarin. Dia menceritakan, juri menyatakan proyeknya sangat menarik untuk diteliti. Mereka juga tertarik dengan Bahasa Banyumasan Ngapak sebagai traditional language yang bisa dikenalkan di lidah orang-orang Eropa. “Para juri itu rata-rata orang Perancis, serta beberapa dari Tunisia. Bahkan mereka meminta diajari bicara bahasa ngapak. Mereka sangat antusias minta diajarkan berulang, cara dan gaya bicara orang Banyumas,” jelasnya. Dia memperkirakan ada beberapa aspek yang membuatnya unggul hingga meraih medali perunggu. Diantaranya kekuatan proyek penelitian yang mengkonfrontir antara fenomena sosial dengan behaviour remaja. Dia juga merupakan satu-satunya peserta yang mengangkat tema bahasa di kategori social science. Guru pendamping Nina yang juga turut mendampinginya di Tunisia, Ayu Dhian B mengakui, ada kelemahan dan keunggulan pada anak didiknya. Keunggulannya pada pendalaman karya yang bagus. “Sedangkan kelemahannya kemampuan bahasa Inggrisnya yang tidak maksimal,” katanya. Seperti diketahui, Nina bersama guru pendampingnya mengikuti I-FEST ke Tunisia mulai tanggal 21 hingga 26 Maret 2019 tepatnya di Rosa Beach Hotel, Monastir Town, Tunisia (Afrika). Beberapa kegiatan yang dijalani dalam festival diantaranya Judging Session, Publik Stands, Konferensi, Festival kebudayaan dan lain-lain. (tya/sus)

Tags :
Kategori :

Terkait