DIBONGKAR : Pekerja sedang membongkar keramik trotoar di Jalan Jensoed Barat. Keramik yang masih utuh bakal dihibahkan. AMARULLAH NURCAHYO/RADARMAS
PURBALINGGA - Keramik trotoar di Jalan Jensoed Barat dan Jalan MT Haryono masih dibenahi. Rencananya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bakal menghibahkan keramik, untuk desa-desa maupun musala yang membutuhkan.
Kepala DPUPR Ir Sigit Subroto melalui Kabid Bina Marga Nugroho Priyo Pratomo mengatakan, dinas masih berupaya menginventarisasi keramik yang utuh dan bisa dimanfaatkan kembali. “Pekerja diharapkan bisa membongkar keramik dengan hati-hati. Sehingga masih ada keramik yang bisa digunakan kembali. Ini untuk meminimalkan kerugian,” katanya, kemarin.
Menurutnya, keramik yang utuh bisa dimanfaatkan bagi yang mengajukan bantuan. Pihaknya menjamin keramik masih bagus dan jika digunakan masih kuat.
Sementara itu untuk meminimalkan keruskaan, dinas melakukan pengawasan agar pekerja tidak sembarangan. Namun karena sudah menyatu dengan adonan semen, maka tetap banyak yang hancur. Hanya saja diupayakan masih banyak yang bisa dimanfaatkan.
“Saat pekerjaan sudah selesai dalam target 45 hari, kita akan ketahui jumlah keramik yang masih bisa dipakai,” tambahnya.
Seperti diketahui, keramik trotoar yang licin dan sempat bermasalah mulai dibongkar, Rabu (31/10) lalu. Material penggantinya berupa batu alam. Pemkab mengalokasikan anggaran sekitar Rp 830 juta dari APBD Perubahan 2018. (amr/sus)