Banner v.2

Lezatnya Ayam Penyet hingga Seafood Bakar ala Lamongan Trubus

Lezatnya Ayam Penyet hingga Seafood Bakar ala Lamongan Trubus

Menu ayam bakar dan ayam goreng yang disajikan bersama lalapan di Lamongan Trubus, disiram sambal khas semakin menggugah selera.-Pradiana Ayu Syaputri/Radar Banyumas-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Ketika lapar di malam hari, cocok utnuk menyantap menu-menu yang ada di Lamongan Trubus. Warung makan ini lokasinya di Jalan Brigjend Encung, buka pukul 16.00 hingga 00.00. Pas untuk semua kalangan usia, dari anak-anak sampai dewasa, baik mahasiswa maupun keluarga.

"Warung Lamongan Trubus mengusung konsep sederhana khas Lamongan, dengan sistem pesan langsung dan penyajian cepat," ujar Staff Dapur Lamongan Trubus, Hendro.

Menu utama yang ditawarkan meliputi aneka seafood seperti bawal, gurame, kerapu, kepiting, udang, cumi, dan kerang yang dapat diolah bakar atau goreng. Tersedia pula menu ayam bakar, ayam goreng, ayam penyet, lele, dan bebek.

Untuk pelengkap, Lamongan Trubus menyediakan menu aneka sayuran seperti cah kangkung dan cah tauge, serta pilihan nasi dan mi goreng.

BACA JUGA:Aneka Menu Olahan Ayam dan Seafood di Lamongan Indah Cak Parno

"Salah satu menu yang banyak diminati konsumen adalah ayam bakar dan ayam penyet" papar Hendro.

Untuk harga yang dibanderol, nasi ayam goreng dan nasi ayam penyet Rp 21 ribu per porsi, nasi ayam bakar Rp 23 ribu per porsi.

Varian olahan saus seperti saus tiram, mentega, padang, asam manis, dan lada hitam untuk pelengkap olahan ayam, dibanderol di kisaran Rp 25 ribu per porsi.

Untuk menu seafood, harga berada pada rentang Rp 27 ribu hingga Rp 36 ribu per porsi, tergantung jenis dan olahannya.

BACA JUGA:Ayam Gepuk ala Ayam DeGepuk Mande, Perpaduan Gurih dan Pedasnya Bikin Nagih

Sementara menu lele dibanderol mulai Rp 18 ribu hingga Rp 21 ribu, dengan tambahan lauk seperti tahu, tempe, ati ampela, dan aneka minuman yang dibanderol terjangkau.

Dari segi rasa, menu bakaran di Lamongan Trubus memiliki ciri khas tersendiri, karena menggunakan arang untuk mematangkannya. Aroma asapnya tidak terlalu kuat, tetapi cukup terasa dan menggugah selera sejak hidangan disajikan.

Bagian luar ayam dan ikan terasa lebih wangi dan sedikit kering, sementara daging di dalamnya tetap empuk. Perpaduan bumbu gurih dengan sentuhan asap arang memberi rasa bakar yang sederhana, tapi meninggalkan kesan hangat di lidah.

Konsep penyajian nasi juga menjadi daya tarik tersendiri. Konsumen bebas mengambil nasi sendiri, baik nasi putih maupun nasi uduk, sesuai selera.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: