PURBALINGGA - Selama Ramadhan harga kebutuhan pokok masyarakat terpantau stabil. Kenaikan harga tidak terlalu signifikan dibanding kenaikan harga selama bulan puasa.
Harga bawang putih kating mengalami penurunan dari sebelum lebaran mencapai Rp 90 ribu di tingkat eceran, sekarang harga mendekati Rp 60 ribu per kilogram. Pedagang Pasar Segamas, Sumar (65) mengatakan, menjelang lebaran distribusi bawang kating yang tadinya langka sudah kembali normal.
"Harga bawang baik merah maupun putih cenderung turun. Harga bawang kating kembali normal seperti sebelum terjadi kelangkaan, sedangkan harga bawang merah turun dari sebelumnya Rp 35 ribu sekarang dikisaran Rp 30 ribu," katanya.
Penurunan yang sama terjadi pada harga daging sapi. Salimah (54) salah satu pedagang Pasar Segamas mengatakan sebelumnya harga eceran mencapai Rp 140 ribu per kilogramnya, saat ini kembali normal dikisaran Rp 120 ribu.
"Harga daging yang naik yakni daging ayam, kalau daging sapi turun. Ayam sekarang per kilonya bisa mencapai Rp 40 ribu rupiah, rendah-rendahnya Rp 35 ribu," ucapnya.
Sedangkan kelompok sayur segar mengalami kenaikan yang bervariatif. Pedagang lain, Sulimah (39) mengungkapkan saat ini harga dari distributor maupun petani cenderung naik kisaran seribu dan dua ribu rupiah.
"Rata-rata harga sayur naik Rp 1000 - Rp 2000. Misalnya, harga kangung sekarang mencapai Rp 5000 satu ikatnya. Sedangkan kacang panjang naik sampai Rp 14 ribu," terangnya.
Sulimah menambahkan, meski beberapa harga mengalami kenaikan, namun jumlah penjualan tidak mengalami peningkatan yang signifkan. "Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, tahun ini tergolong sepi pembeli. Kebanyakan yang datang adalah penjual sayur yang keliling di kampung-kampung," imbuhnya.
Senasib dengan Sulimah, Sumar juga mengalaminya. Jika biasanya menjelang tengah hari dagangannya habis. Saat ini, bawang, cabai, dan bumbu lainnya masih menunggu di atas lapaknya untuk dibeli. (gal)
Foto: Sumar, pelapak Pasar Segamas