Bupati Cilacap Dibawa ke Jakarta Usai Diperiksa 5 Jam
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dibawa ke Jakarta oleh tim KPK usai diperiksa lima jam di Polresta Banyumas dalam operasi tangkap tangan.-DIMAS PRABOWO/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dibawa menuju Jakarta oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah menjalani pemeriksaan sekitar lima jam di Gedung Satreskrim Polresta Banyumas, Jumat (13/3/2026). Ia keluar dari gedung sekitar pukul 21.00 WIB dengan pengawalan anggota kepolisian untuk kemudian menuju Stasiun PURWOKERTO.
Syamsul yang mengenakan kemeja putih tampak berjalan keluar dari gedung bersama rombongan penyidik KPK. Tanpa memberikan komentar kepada wartawan yang menunggu, ia langsung menuju mobil yang telah dipersiapkan.
Setelah keluar dari gedung Satreskrim Polresta Banyumas, rombongan pertama langsung bergerak menuju Stasiun Purwokerto. Dari lokasi tersebut, mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta menggunakan kereta api bersama tim penyidik KPK.
Rombongan pertama terdiri dari tujuh orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan di Kabupaten Cilacap. Salah satu di antaranya adalah Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, sementara nama-nama lainnya pada rombongan tersebut belum diketahui secara pasti.
BACA JUGA:Bupati Cilacap Diperiksa di Polresta Banyumas Usai OTT KPK
Sebanyak lima mobil disiapkan untuk membawa rombongan pertama menuju stasiun. Kendaraan tersebut keluar secara beriringan dari kompleks Polresta Banyumas dengan pengawalan petugas.
Sementara itu, rombongan kedua baru keluar dari gedung Satreskrim Polresta Banyumas sekitar 15 menit setelah rombongan pertama. Mereka menggunakan dua kendaraan kecil dan satu bus untuk meninggalkan lokasi pemeriksaan.
Secara keseluruhan terdapat 27 pejabat yang sebelumnya diamankan oleh tim KPK dalam operasi tersebut di Kabupaten Cilacap. Dari jumlah tersebut, sebagian di antaranya kemudian dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Daftar yang diamankan oleh tim KPK RI dan dibawa ke Jakarta berjumlah tujuh orang. Mereka terdiri dari Syamsul Auliya Rachman selaku Bupati Cilacap, Wahyu Ari Pramono sebagai Kepala Dinas PUPR Kabupaten Cilacap, serta Imam Jauhari, ST, M.Si yang menjabat sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Cilacap.
BACA JUGA:OTT KPK di Cilacap Jaring 27 Orang, Status Masih Terperiksa
Selain itu, terdapat pula Bambang Tribara yang dikenal dengan nama Bambang Kancil. Ia merupakan Direktur Utama PT Kancil Mas Tunggal Perkasa yang turut diamankan dalam operasi tersebut.
Hingga saat ini pihak KPK masih melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut terhadap para pihak yang diamankan. Penanganan perkara tersebut masih terus berkembang seiring dengan pendalaman yang dilakukan oleh penyidik. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
