Tindak Tegas Tengkulak Cabai yang Nakal

Senin 06-03-2017,08:11 WIB

PURBALINGGA- Masih melambungnya harga cabai diduga ada permainan tengkulak. Untuk itu, pemerintah diminta menindak tegas tengkulak nakal jika terbukti bersalah. Tindakan tegas pemerintah, bisa menjadi salah satu wujud perlindungan pemerintah terhadap petani yang saat ini dinilai masih minim. Hal itu diungkapkan anggota Komisi IV DPR RI KRT Darori Wonodipuro saat mengunjungi dan berdiskusi dengan kelompok tani ternak sapi Ngudi Mulya di Desa Sidanegara, Kecamatan Kaligondang, Sabtu (4/3) lalu. Menurutnya, tengkulak kerap bermain harga dan membuat harga melambung dan produk terkesan langka. Kondisi ini tidak bisa dibiarkan karena masyarakat dan petani yang selalu dirugikan. “Saya yakin saat ini petani kita masih jadi objek, bukan subjek. Mereka yang dikalahkan, takut inflasi atau alasan lain. Ketika hasil pertanian melimpah, harga di petani ditekan terutama oleh tengkulak. Ini membuat semangat petani untuk menanam berkurang," tegasnya. Pemerintah diharapkan bisa mengantisipasi agar petani tetap diuntungkan ketika hasil pertanian melimpah dan masyarakat tidak kesulitan mencari bahan logistik ketika ketersediaannya berkurang. Darori juga mendorong agar pemerintah memberikan subsidi pasca panen. Pasalnya, jika subsidi dilakukan sebelum panen, kondisi yang merugikan petani selalu terjadi karena akan banyak kebocoran. "Saya contohkan, ketika harga beras seharusnya Rp 10 ribu perkilogram, pemerintah membeli Rp 15 ribu perkilogram dan menjual ke masyarakat Rp 10 ribu dengan harga subsidi. Tidak hanya beras, tapi juga kebutuhan bahan pokok lainnya," tambah politisi Partai Gerindra ini. Selain itu, pemerintah juga harus bisa memprediksi barang kebutuhan pokok langka dan kapan melimpah. Nantinya akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah untuk mengatur harga agar petani tetap diuntungkan dan masyarakat tidak mengeluarkan biaya yang tinggi untuk mendapatkannya. Pada kesempatan yang sama, Darori juga memberikan bantuan dari pemerintah pusat berupa traktor tangan untuk kelompok tani di Desa Pagerandong, Penaruban dan Brecek. Kemudian bantuan mini harvester untuk kelompok tani di Desa Tejasari dan Cilapar serta bantuan bibit sapi betina untuk kelompok tani ternak di Desa Slinga dan Sidanegara, Kecamatan Kaligondang. Dalam kunjungannya, Darori didampingi Wakil Ketua DPRD Purbalingga Adi Yuwono sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Purbalingga, anggota Fraksi Gerindra DPRD Purbalingga Wahyono dan Endra Yulianto, Kabid Peternakan Dinas Pertanian drh Sri Maharsi Wulan, Camat Kaligondang Pandansari, dan kades di Kecamatan Kaligondang dan kelompok tani penerima bantuan. (amr/sus)

Tags :
Kategori :

Terkait