Ditarget Desember Selesai
PURBALINGGA - Proyek pelebaran Jalan Onje yang berada di sisi timur Kantor Bupati Purbalingga, mengalami kendala. Tiang listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) belum dipindah. Sehingga selama empat hari terakhir, pelaksana proyek tidak bisa maksimal bekerja takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Saya berharap jaringan listrik tersebut, bisa dipindahkan secepatnya," kata pelaksana proyek pelebaran Jalan Onje, Dony Eriawan kemarin (12/10).
Dony menuturkan, sudah berkoordinasi dengan PLN, Telkom dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Purbalingga. “Sejumlah fasilitas dari tiga institusi berada di jalan yang sedang dilebarkan," ungkapnya.
Menurut Dony, imbas dari pelebaran Jalan Onje dan Jalan Jambu Karang menyebabkan arus lalu lintas sedikit terganggu. “Dua ruas jalan ini berada di dekat pusat kantor pemerintah dan fasilitas umum lainnya. Jadi kami minta masyarakat maklum," ujarnya.
Pemkab Purbalingga mentargetkan proyek pelebaran Jalan Onje dan Jambu Karang selesai Desember mendatang. Saat ini proyek dikerjakan siang dan malam. “Kami berharap akhir Desember semua sudah selesai. Jalan ini sudah mulus dan bisa dilalui kendaraan secara normal," kata Bupati Purbalingga H Tasdi SH MM saat melakukan peninjauan.
Kepala DPU Kabupaten Purbalingga Sigit Subroto menuturkan, pelebaran Jalan Onje dan Jambu Karang yang berada di kompleks Pemkab dikerjakan CV Makmur Abadi. Pembangunan pelebaran jalan menghabiskan anggaran Rp 3,532 miliar. “Untuk Jalan Onje sebesar Rp 1,902 miliar dan Jambu Karang Rp 1,631 miliar,” terangnya.
Menurutnya, untuk mendukung percepatan pelaksanaan pekerjaan pelebaraan jalan, diperlukan koordinasi yang matang agar kendala bisa diminimalisir. Dengan taksiran waktu hanya 65 hari, diharapkan semua instansi yang fasilitasnya terkena pelebaran dapat membantu proses percepatanya. (tya/sus)