Rumah Penerima Ditempeli Stiker PURBALINGGA - Dari 224 desa di Kabupaten Purbalingga, ternyata baru 70 desa yang tepat sasaran pelaksanaan program beras untuk masyarakat miskin (raskin). Yaitu tepat sasaran penerima dan jumlah. “Desa-desa lain sedang kami upayakan melalui sosialisasi mendalam agar tertib administrasi, tepat jumlah, dan tepat sasaran,” kata Kepala Badan Penyuluh Pertanian dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Purbalingga, Ir Lili Purwati, Kamis (29/9). Desa yang belum tepat sasaran karena masih ada sistem bagi rata, serta masih ada yang molor pembayaran ataupun menunggak hingga pembayaran dilakukkan menjelang distribusi raskin bulan berikutnya. “Ke depan, secara cermat dan optimal akan kami berikan arahan dan pemahaman soal administrasi raskin. Harapannya, tidak ada lagi yang coba-coba menyimpang dari aturan yang ada,” tambah Lili. Dia mengakui, masih ada perubahan data penerima tanpa mengubah kuota dari provinsi. Misalnya ada desa yang mengubah daftar penerima karena meninggal dunia, sudah kategori mampu dan lainnya. “Jangan sampai sudah meninggal masih menerima dan ada dalam daftar, ataupun sudah masuk kategori masyarakat mampu namun masih menerima. Ini akan menimbulkan kecemburuan dan persoalan sosial lainnya,” tegasnya. Untuk menambah dukungan penataan program raskin tepat sasaran, tahun 2017 direncanakan akan ada pemasangan stiker masyarakat miskin penerima bantuan misalnya bantuan raskin. Stiker akan ditempel di rumah penerima manfaat raskin. “Ini kami lakukan agar tidak ada lagi yang sudah mampu namun tetap bersikeras menerima raskin. Karena akan ada penilaian sendiri dari masyarakat secara langsung ketika ada tempelan stiker itu,” rincinya. Sasaran penerima raskin Kabupaten Purbalingga sebanyak 80.377 Rumah Tangga Sasaran (RTS) sesuai pagu tahun 2016. Jumlah ini mengacu pada Data Penerima Manfaat (DPM) tahun 2015 dan perubahannya, dengan jumlah penerima per KK 15 kilogram. (amr/sus)
Baru 70 Desa di Purbalingga yang Tepat Sasaran Raskin
Jumat 30-09-2016,14:37 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 13-03-2026,17:11 WIB
Ruang Kerja Sekda Cilacap Disegel KPK Usai OTT, Bupati Syamsul Auliya Rachman Dikabarkan Diamankan
Jumat 13-03-2026,14:38 WIB
Libur Lebaran, Dinpendukcapil Purbalingga Pastikan Tetap Buka Layanan Adminduk
Jumat 13-03-2026,18:36 WIB
OTT KPK di Cilacap Jaring 27 Orang, Status Masih Terperiksa
Jumat 13-03-2026,22:04 WIB
Bupati Cilacap Dibawa ke Jakarta Usai Diperiksa 5 Jam
Jumat 13-03-2026,09:54 WIB
Ramadhan: Deteksi Dini Kalbu dan Ikhtiar Menuju Kebaikan
Terkini
Sabtu 14-03-2026,03:51 WIB
Pasokan Energi Ramadan-Idulfitri Aman, ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina
Jumat 13-03-2026,22:04 WIB
Bupati Cilacap Dibawa ke Jakarta Usai Diperiksa 5 Jam
Jumat 13-03-2026,20:04 WIB
Bukan Sekadar Isi BBM, SPBU Candisari Karanganyar Kebumen Jadi Ruang Aman bagi Pemudik untuk Melepas Lelah
Jumat 13-03-2026,19:59 WIB
Bupati Cilacap Diperiksa di Polresta Banyumas Usai OTT KPK
Jumat 13-03-2026,18:43 WIB