BANYUMAS - Di tengah pandemi Covid-19, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIA Purwokerto mendapat layanan yang sangat terbatas. Pihak lapas tidak memberikan layanan bagi WBP untuk dibesuk kerabatnya secara langsung. Namun, Lapas Kelas II Purwokerto menyiasati hal tersebut melalui video call.
Lapas Kelas IIA Purwokerto tahu betul kebutuhan WBP. Selama ini, WBP memang sangat dibatasi dari pihak luar.
"Termasuk pihak keluarga. Ini tak lain sebagai upaya menghindari penularan Covid-19 di lapas. Ini sudah sejak awal pandemi," kata Kalapas Kelas IIA Purwokerto melalui Kasi Binadik, Anda Tuning Supiluhu. Ia mengatakan, sertiap WBO diberi kesempatan selama 15 menit untuk video call kerabatnya.
Selain layanan video call, lapas juga memberikan tempat cuci tangan di setiap bloknya.
"Setiap ruangan juga rutin disemprot disinfektan. Dan WBP kerap diberi multivitamin," katanya.
Lapas juga menyediakan ruang karantina sebagai upaya pencegahan jika terjadi penularan.
https://radarbanyumas.co.id/bkkbn-ri-lakukan-pelayanan-penyuluhan-dan-booster-bagi-wbp-lapas-kelas-iia-purwokerto/
"Ada empat kamar yang disediakan untuk karantina. Ya untuk berjaga-jaga," jelasnya.
Salah satu warga binaan yanv enggan disebut namanya mengaku bersyukur dengan layanan ini.
"Ya sudah bersyukur sekali karena diberi kesempatan tatap muka meski tidak langsung," katanya. (ali)