CEK: Dokter TNI memeriksa tekanan darah seorang Lansia sebelum menerima vaksin di GOR Satria Purwokerto, Selasa (8/2). (DIMAS PRABOWO/RADARMAS)
PURWOKERTO - Vaksinasi di Banyumas kini terus dikebut. Bahkan, hari ini ditarget ada 1.000 vaksin di Banyumas. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi langsung datang memantau proses vaksinasi di GOR Satria Purwokerto, Selasa (8/2).
"Kegiatan yang kita lakukan, dari Polda Jateng dan Kodam 4 Diponegoro, dari 80 titik yang dilaksanakan, kita targetkan 250.000 orang yang kita vaksinasi," kata dia.
Pihaknya mengimbau, untuk selalu melaksanakan prokes, utamanya adalah menggunakan masker.
Sementara itu, Wakapolresta Banyumas AKBP Kristanto Yoga Darmawan SIK MSi menambahkan setiap harinya Polresta Banyumas melalui gerai presisi melaksanakan di 40 Desa/Kelurahan.
"Hari ini, ada beberapa yang kita gabungkan jadi satu dan dipusatkan di GOR Satria," kata dia.
Target hari ini, lanjut dia, ada 1.000 vaksinasi. Dengan sasaran anak-anak usia 6-12 tahun, lansia dosis dua, dan umum dosis satu dua maupun booster. Hingga siang tadi, Ia melanjutkan, sudah ada 900 yang divaksin.
https://radarbanyumas.co.id/ini-beda-gejala-omicron-bagi-yang-sudah-divaksin-dan-belum-divaksin-ini-kata-ahli-epidemiologi-unsoed/
Ia mengatakan, beberapa permasalahan yang ditemukan di lapangan, seperti dari data lansia yang ditargetkan, banyak yang sudah meninggal dunia namun masih terdata.
"Ada juga sudah pindah alamat, namun masih terdata. Dan juga sudah divaksin, namun di luar wilayah Banyumas namun belum terdata. Selanjutnya, hambatan geografis harus diakui, bahwa daerah pegunungan, lalu pelosok agak susah dijangkau," tandasnya. (mhd)