SEPI PEMINAT: Penjualan bibit porang dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan. (ISTIMEWA)
TAMBAK - Penjualan bibit porang dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan. Hal tersebut dirasakan oleh kelompok tani porang di Desa Watuagung, Kecamatan Tambak.
"Kesulitan dalam pemasaran bibit porang saat ini permintaan sudah mulai turun. Sebab, sudah akhir musim tanam," jelas Aris Muljatno, Senin (10/1).
Sebagaimana tanaman lain, komoditas porang juga mempunyai masa tanam. Sehingga, tidak sepanjang waktu bibit dapat ditanam.
Berdasarkan perhitungan masa tanam bibit porang. Musim penghujan sudah di penghujung. Sehingga, tersisa sedikit waktu diperkirakan antara Februari sampai Maret untuk tanam.
"Tanam porang sebaiknya di awal musim penghujan. Sehingga, mayoritas petani sudah tanam bibit porang," imbuh Aris.
Di penghujung waktu tanam, kelompok tani pembibitan porang lega. Sebab, stok bibit masih ada yang membeli sebanyak 200 ribu. Pembeli dari Pengandaran dan Semarang.
https://radarbanyumas.co.id/bisnis-lesu-petani-porang-harus-paham-musim/
Sementara itu, untuk sisa bibit yang belum terjual. Oleh kelompok tani ditanam sendiri. Sedangkan penanaman bibit direncanakan dimulai pada Agustus mendatang disesuaikan dengan perkiraan musim. (fij)