Tingkat Kunjungan Hotel Masih Rendah

Senin 10-01-2022,18:49 WIB

SEPI: Hotel-hotel yang ada di Baturraden. (DIMAS PRABOWO/RADARMAS) PURWOKERTO - Hotel dan Restoran cukup menelan pil pahit pada perayaan tahun baru 2022 kemarin. Momentum yang semestinya menjadi masa panen, ternyata sebaliknya. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyumas Iriyanto mengatakan, pada tahun baru kemarin, hotel dan restoran telah menerapkan kebijakan untuk tidak boleh ada kegiatan perayaan sesuai dengan kebijakan pemerintah. Namun untuk antusias pengunjung, masih jauh dari kata normal. "Hotel tidak begitu ramai," kata dia. Ia mencontohkan, di hotel Moroseneng, saat pemerintah mengumumkan level 3, tamu meminta untuk cancel dan uang muka dikembalikan penuh. Bahkan ada beberapa yang membatalkan pesanan. "Kalau sekarang masih mending dibanding tahun lalu. Namun, ini masih jauh dibawah sebelum pandemi," ujarnya. Ia menambahkan, pemerintah tidak melarang maupun menutup akses jalan. Artinya tetap terbuka untuk badan usaha hotel dan restoran. Namun memang ada yang salah mengira, akan ada penutupan jalan maupun aturan yang amat ketat di hotel. https://radarbanyumas.co.id/dampak-nyata-rencana-ppkm-level-3-separuh-jumlah-bookingan-hotel-di-banyumas-sudah-dibatalkan-ini-kata-phri/ Terkait prokes, tuturnya, pengusaha hotel dan restoran terus berkomitmen untuk menjaga prokes di tempat usahanya masing-masing. "Harapannya agar tahun ini normal. Tidak ada lagi penyekatan-penyekatan, mudah-mudahan juga tidak naik level yang berimbas pada beragam pembatasan," tandasnya. (mhd)

Tags :
Kategori :

Terkait