RINGSEK: Sepeda motor milik korban ringsek setelah tertabrak KA Argowilis di KM.359+4/5 Petak Gandrungmangu-Kawunganten. TASLIM INDRA/EKSPRES
CILACAP - Hati-hati jika melintasi jalur kereta api. Apalagi jika tidak berpalang pintu. Diki Sasi Kirana (18) warga Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, meninggal tertabrak kereta api pada Rabu (6/10).
Korban mengendarai sepeda motor tewas tersambar KA Argowilis jurusan Bandung - Surabaya di jalur tikus perlintasan kereta api tanpa palang pintu, KM 359+4/5 petak Gandrungmangu - Kawunganten Dusun Sitinggil Desa Rawajaya Kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap.
Kapolsek Bantarsari Iptu Supriyanto,SH mengatakan, pengendara sepeda motor warga Kabupaten Banyumas. Korban mengalami luka cukup serius, sehingga meninggal dunia di tempat kejadian.
Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, awalnya korban yang mengendarai sepeda motor Honda Megapro dengan Nopol G 4699 SI melaju dari arah selatan menuju ke Utara.
https://radarbanyumas.co.id/naik-ke-rel-langsung-kesambar-kereta-api-emak-emak-tewas-ditempat/
Setiba di lokasi kejadian, korban menyeberang. Diduga tanpa memperhitungkan jarak kereta, korban langsung menyeberang. Sedangkan KA Argowilis sudah dekat melintas dari arah barat ke timur.
“Korban bersama sepeda motornya terpental ke pekarangan rumah warga hingga rusak parah, dan korban meninggal dunia dilarikan ke Puskesmas Bantarsari,” jelas Iptu Supriyanto.
Kepala Stasiun Kawunganten PT KAI (Persero) Ardhana Resworo mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati pada saat melintasi perlintasan kereta api. (lim)