BANYUMAS - Vaksinasi Covid-19 di Banyumas untuk dosis pertama mencapai 29,8 persen. Sedangkan dosis kedua 14,2 persen. Sasaran tersebut rata-rata dari kalangan lansia, masyarakat umum dan petugas pelayan publik.
Namun begitu jangkauan vaksin paling sedikit saat ini masih pada kalangan remaja. Hal ini dikatakan Bupati Banyumas Achmad Husein.
https://radarbanyumas.co.id/3-000-pelajar-jenjang-smasmk-mulai-divaksin/
"Jangkauan remaja yang masih sedikit dikarenakan memang baru-baru ini usia remaja diperbolehkan untuk vaksin," katanya.
Saat ini tercatat baru 758 remaja di Banyumas yang sudah menyelesaikan vaksin hingga dosis kedua. Sedangkan yang sudah melakukan vaksin dosis pertama ada 11.874 remaja. "Sasarannya remaja 162.999 orang," katanya.
Sementara dari Satlantas Polresta Banyumas juga terus melakukan vaksinasi terhadap masyarakat. Salah satu sasarannya yakni usia remaja.
"Kami hari ini ada kuota 500 ditambah kemarin sekitar 700. Sasarannya memang usia remaja, dan pelaku lalu lintas seperti sopir ojol dan lainnya," kata Kasatlantas Polresta Banyumas Kompol Ari Prayitno.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, vaksin merupakan salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang menjalani vaksin, terbukti sekarang penambahan kasus positif Covid-19 sudah mulai melandai, begitupun dengan pasien Covid-19 yang harus menjalani perawatan di rumah sakit serta jumlah pasien yang meninggal dunia, semuanya mengalami penurunan.
“Data terakhir dalam minggu ini, penambahan kasus positif Covid-19 hanya ada 27 kasus pada tanggal 17 September. Dan untuk angka kematian hanya ada 3 orang pada hari tersebut. Sejak bulan September ini jumlah kematian pasien Covid-10 setiap harinya selalu di bawah 10 orang dan tertinggi hanya 7 orang," pungkasnya. (ali)