MENIPIS: Dengan belum datangnya lagi vaksin dari provinsi, stok vaksin Covid-19 di Gudang Dinkes Banyumas per Selasa (20/4) kritis. Yudha Iman Primadi/Radarmas
PURWOKERTO - Tidak hanya ketersediaan vaksin Covid-19 di sentra GOR Satria yang mepet, stok vaksin Covid-19 di Gudang Vaksin Dinkes Banyumas juga kritis. Dengan terus berjalannya vaksinasi Covid-19 di Banyumas selama puasa oleh puskesmas, ketersediaan vaksin Covid-19 menipis.
https://radarbanyumas.co.id/ketersediaan-vaksin-mepet-untuk-guru-distop-sementara/
https://radarbanyumas.co.id/lansia-alami-stroke-pasca-vaksin-gejala-muncul-setelah-lima-hari/
Kadinkes Banyumas, Sadiyanto SKM M.Kes mengatakan vaksinasi lansia untuk dosis 1 saat ini sedikit demi sedikit mulai memakai stok vaksin yang telah disiapkan untuk dosis 2. Pertimbangannya dengan stok vaksin yang kritis vaksinasi lansia dosis 1 dapat terus berjalan salah satunya melalui penyuntikan setelah berbuka puasa sembari menunggu dropping vaksin Covid-19 lagi dari provinsi.
"Sudah mulai "njorog" dosis 2. Sampai hari ini (Selasa) belum ada dropping vaksin lagi dari provinsi," katanya ketika ditemui Radarmas, Selasa (20/4).
Sadiyanto menjelaskan stok vaksin Dinkes Banyumas sementara tercatat ada 104.800 dosis. Dosis sebanyak itu sudah disiapkan untuk penyuntikan dosis 1 dan dosis 2 bagi 52.400 sasaran. Dengan jumlah sasaran aman tersebut, progress vaksinasi Covid-19 melalui puskesmas per Senin (19/4), melalui puskesmas sudah mencapai 57.088 dosis. Sementara untuk progress vaksinasi Covid-19 di sentra GOR Satria per Senin (19/4) sudah 13.429 dosis.
"Laporan dari bidang yang menangani, vaksinasi di sentra GOR Satria seminggu terakhir sudah memakai vaksin untuk BUMN sebanyak 5.000 sasaran," terang dia.
Sebelum hadirnya vaksin untuk BUMN untuk 5.000 sasaran, vaksin yang dipakai di sentra vaksinasi GOR Satria disuplai dari Dinkes Banyumas. Tidak ada persoalan terkait hal itu karena semua vaksin bersumber dari negara.
Hanya saja idealisnya jika yang dipakai merupakan vaksin Kabupaten Banyumas maka yang disuntik vaksin juga orang Kabupaten Banyumas.
"Idealis sedikit. Vaksin milik Pemkab Banyumas ya untuk masyarakat Banyumas," pungkas Kadinkes. (yda)