Festival Jamjaneng, Lestarikan Tradisi dan Perkuat Jam'iyah

Senin 22-06-2026,15:11 WIB
Reporter : Imam Wahyudi
Editor : Puput Nursetyo

KEBUMEN - Guna melestarikan dan menyemarakkan kembali kesenian khas Kebumen, Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kebumen menggelar Festival Jamjaneng 2026 bertajuk “Merawat Tradisi, Menjaga Harmoni untuk Menguatkan Jam’iyah”.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (20-21/6), di Auditorium IAINU Kebumen. Festival ini diikuti oleh 30 grup Jamjaneng dari berbagai wilayah di Kabupaten Kebumen. Masing-masing grup membawakan dua lagu yang dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Ketua Paguyuban Seni Tradisional Jamjaneng Kebumen (Pastrajakeb), Dewan Kebudayaan Daerah, serta praktisi seni Jamjaneng.

Ketua Lesbumi PCNU Kebumen, Putut Ahmad Su'adi, mengatakan penyelenggaraan festival ini berangkat dari realitas di lapangan bahwa aktivitas dan penikmat Jamjaneng di Kabupaten Kebumen sangat marak, namun belum diimbangi dengan adanya event berskala kabupaten.

“Kami melihat bahwa Jamjaneng memiliki penggemar dan pelaku yang sangat banyak di Kebumen, tetapi selama ini belum ada wadah festival tingkat kabupaten.” ujarnya.

Menurut Putut, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong pelestarian sekaligus pengembangan kesenian Jamjaneng yang telah diakui sebagai bagian dari Geo Culture Kabupaten Kebumen.

“Harapannya tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dikembangkan. Jika hanya dilestarikan tanpa pengembangan, akan sulit menarik minat generasi muda.” tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Zaki Mubarok, mengungkapkan kesenian Jamjaneng merupakan warisan budaya asli Kabupaten Kebumen yang selama ini masih minim perhatian, meskipun hampir setiap desa memiliki kelompok atau grup Jamjaneng.

“Saya terketuk hati untuk ikut menghadirkan festival Jamjaneng tahun ini agar para pelaku seni mendapatkan panggung. Antusiasme peserta sangat luar biasa. Mereka hadir dengan semangat tinggi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tentu hal ini sangat saya apresiasi,” kata Zaki.

Zaki berharap festival tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan setiap bulan Muharram. Selain itu, ia menargetkan keterlibatan generasi muda yang lebih besar pada penyelenggaraan berikutnya. (mam)

Tags :
Kategori :

Terkait