Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Dexlite Tembus Rp 23.600 per Liter

Minggu 19-04-2026,16:15 WIB
Reporter : Pujud Andriastanto
Editor : Laily Media Yuliana

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Kenaikan harga bahan bakar kembali dirasakan di SPBU. PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi mulai Sabtu, 18 April 2026 pukul 00.00, dengan peningkatan cukup signifikan pada beberapa produk unggulan.

Dampak penyesuaian ini paling dirasakan oleh pengguna Pertamax Turbo dan BBM diesel nonsubsidi. Kenaikan harga yang terjadi tidak lagi kecil, tetapi meningkat cukup tajam dibandingkan dengan harga sebelumnya.

Koordinator SPBU Banjarnegara, Sapto Yudi mengatakan, perubahan harga sudah diberlakukan serentak di seluruh SPBU sejak tengah malam.

“Sejumlah harga BBM di SPBU mengalami penyesuaian mulai 18 April 2026 pukul 00.00 waktu setempat,” ujarnya.

BACA JUGA:Jelang 1 April, Isu BBM Naik Bikin Warga Resah, Ini Penjelasan SPBU Banjarnegara

Berdasarkan informasi dari aplikasi MyPertamina, harga Dexlite kini mencapai Rp 23.600 per liter dari sebelumnya Rp 14.200. Sementara Pertamina Dex naik menjadi Rp 23.900 per liter dari Rp 14.500. Pertamax Turbo juga ikut terdongkrak menjadi Rp 19.400 per liter dari harga sebelumnya Rp 13.100.

Di tengah kenaikan tersebut, tidak semua produk mengalami perubahan. Harga Pertamax masih bertahan di Rp 12.300 per liter, begitu pula Pertamax Green 95 yang tetap di angka Rp 12.900 per liter.

Kebijakan ini diambil setelah sebelumnya Pertamina menahan harga sejak awal April, di tengah lonjakan harga energi global yang dipicu konflik di Timur Tengah. Kini, penyesuaian dilakukan sebagai respons atas tekanan tersebut.

Sementara itu, BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual Rp 10 ribu per liter, dan Biosolar subsidi masih di angka Rp 6.800 per liter.

Kenaikan ini diperkirakan akan berdampak pada biaya operasional, terutama bagi pengguna kendaraan berbahan bakar diesel dan sektor usaha yang bergantung pada BBM nonsubsidi. ***

Tags :
Kategori :

Terkait