Ribuan Pohon Hijaukan Jlegiwinangun

Jumat 17-04-2026,17:13 WIB
Reporter : Cahyo Kuncoro
Editor : Puput Nursetyo

KEBUMEN - Apa yang dilaksanakan keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kebumen ini patut diapresiasi. Dalam rangka memeringati hari lahir (harlah) pihak sekolah menggelar aksi penghijauan.

Kali ini, sebanyak 1200 bibit pohon ditanam di Desa Jlegi Winangun, Kecamatan Kutowinangun. Sebanyak 1.200 bibit pohon ditanam dan dibagikan dalam kegiatan tersebut. Adapun bibit tanaman yang dibagikan meliputi Bibit Tabebuya 400 bibit, Kaliandra 300 bibit, Indigofera 350 bibit, dan Jambu Biji Merah sebanyak 150 bibit.

Kepala MAN 2 Kebumen, Akhmad Taukhid, menyampaikan  kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nyata madrasah dalam menanamkan nilai ekoteologi sekaligus menyemarakkan peringatan Hari Bumi yang jatuh pada 22 April 2026 mendatang. 

Adapun bibit tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah VIII serta BPD AS SOP Yogyakarta, yang berada di bawah naungan Dinas Kehutanan Provinsi.

Penanaman pohon dilakukan secara simbolis di area perkemahan Desa Jlegi Winangun dan dilanjutkan di sekitar kawasan wisata Jlegi Fun River. Kegiatan ini melibatkan guru, murid, serta para pembina sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan ini, lanjut Akhmad Taukhid, tidak sekadar seremonial, tetapi merupakan bagian dari implementasi kurikulum berbasis cinta yang diusung madrasah.

Salah satu muatan khusus dalam kurikulum tersebut adalah nilai ekoteologi, yakni kesadaran spiritual untuk menjaga dan merawat alam sebagai amanah.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kepada murid bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari nilai keimanan dan tanggung jawab bersama. Ini sejalan dengan semangat ekoteologi yang kami integrasikan dalam pembelajaran, " ujarnya.

Selain penanaman, MAN 2 Kebumen juga membagikan bibit pohon kepada calon murid baru. Pembagian ini didampingi oleh para pembina sebagai bentuk ajakan nyata kepada generasi muda untuk peduli terhadap lingkungan sejak dini.

"Kami berharap kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi momentum peringatan Harlah dan Hari Bumi, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran berkelanjutan dalam menjaga kelestarian alam di lingkungan madrasah maupun masyarakat sekitar," pungkasnya. (cah)

Tags :
Kategori :

Terkait