Kenaikan Harga Plastik Bikin Pedagang Kecil di Cilacap Kelimpungan
Pedagang es doger di Kawunganten saat melayani pembeli di tengah kenaikan harga plastik.-JULIUS/RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Kenaikan harga plastik dalam dua pekan terakhir mulai menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pedagang kecil, terutama penjual minuman keliling, mengaku kesulitan menutup biaya operasional.
Di wilayah Kawunganten, Kabupaten Cilacap, para penjual es doger menjadi salah satu yang terdampak.
Harga berbagai jenis plastik, mulai dari gelas hingga kantong pembungkus, naik tajam.
BACA JUGA:Jumlah UMKM Cilacap Terus Meningkat dari 5 Tahun Terakhir
Ismail, penjual es doger keliling, mengatakan kenaikan harga plastik saat ini hampir mencapai dua kali lipat.
"Harga satu paket gelas plastik yang biasanya Rp 7.500 sekarang jadi Rp 13.000. Sendok plastik juga naik dari Rp 5.000 jadi Rp 8.000," kata Ismail, Jumat (17/4/2026).
Menurutnya, plastik merupakan kebutuhan utama dalam usahanya. Sehingga kenaikan harga sangat berpengaruh terhadap biaya produksi.
Untuk menyiasati kondisi ini, Ismail terpaksa menaikkan harga jual. Dari sebelumnya Rp 5.000 per gelas menjadi Rp 6.000.
BACA JUGA:Perkembangan UMKM di Cilacap Semakin Pesat
Meski demikian, ia memilih tetap menjaga kualitas produk agar pelanggan tidak beralih ke pedagang lain.
"Kualitas tidak kami kurangi. Kami hanya menyesuaikan harga supaya usaha tetap jalan dan pelanggan tidak pergi," ujarnya.
Kondisi ini tidak hanya dialami Ismail, tetapi juga pedagang kecil lainnya yang bergantung pada bahan kemasan plastik.
Para pelaku UMKM berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga bahan baku tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
