CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Evakuasi non kebakaran dilakukan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cilacap, berupa penyelamatan handphone milik seorang anak yang terjepit di sela bantalan rel kereta api di Jalan Sawo, Kabupaten Cilacap.
Kejadian tersebut menimpa Raka Yandan Al Sahid (11), warga Kelurahan Sidanegara, Kecamatan Cilacap Tengah.
Peristiwa bermula saat korban hendak merekam kereta api pada pagi hari dan meletakkan handphone di dekat bantalan rel.
Namun tanpa disadari, perangkat tersebut masuk ke sela struktur besi H-Beam dan tidak dapat dijangkau.
BACA JUGA:Damkar Sidareja Cilacap Evakuasi Handphone yang Tercebur Sumur Sedalam 10 Meter
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo mengatakan, pihaknya langsung merespons laporan yang masuk dari warga.
"Setelah menerima laporan, tim rescue segera menuju lokasi dan melakukan evakuasi. Kurang lebih 30 menit, handphone berhasil kami angkat dalam kondisi aman," ujarnya, Minggu (12/4/2026).
Sebelumnya, korban bersama teman-temannya sempat berupaya mengambil handphone menggunakan sebatang bambu selama sekitar satu jam, namun tidak berhasil.
Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Damkar.
BACA JUGA:Penanganan Sarang Tawon Digencarkan, Damkar Cilacap Prioritaskan Laporan
"Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemantauan dan proses evakuasi menggunakan peralatan yang memadai," lanjut Gatot.
Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kepada anak-anak di lokasi terkait bahaya beraktivitas di sekitar rel kereta api.
"Momentum ini juga kami manfaatkan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak, agar tidak bermain atau beraktivitas terlalu dekat dengan rel kereta demi keselamatan," tambah Gatot.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun sempat menimbulkan kepanikan pada korban. Proses penanganan berjalan lancar tanpa kendala.
"Damkar Cilacap mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat atau kejadian yang berpotensi membahayakan," pungkasnya.