Kontrak Hampir Habis, Kampung Nopia Banyumas Kejar Target Pembangunan Balai Pertemuan
Pertemuan PKK Kampung Nopia salah satunya membahas partisipasi kelompok UMKM dalam percepatan pembangunan gedung balai pertemuan, Minggu (12/4) sore sekira pukul 17.00 wib. -AGUS SILO UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kampung Nopia Desa Pekunden Kecamatan Banyumas mendonasikan dana UMKM untuk pembangunan gedung balai pertemuan warga. Wujud dukungan dan partisipasi demi kemajuan Kampung Nopia.
Ketua Wisata Kampung Nopia Agus Silo mengatakan hasil dari pengelolaan wisata salah satunya dialokasikan ke dana UMKM. Kelompok UMKM terdiri dari pengusaha nopia dan pedagang lainnya yang ada di Kampung Nopia.
"Dari pengelolaan wisata Kampung Nopia terkumpul sekitar Rp 7 juta untuk kelompok UMKM," kata Agus, Minggu (12/4) sore.
Dana tersebut telah diserahterimakan ke kelompok UMKM Kampung Nopia pada kegiatan pertemuan PKK. Akan tetapi, para pengusaha nopia dan pedagang sepakat memutuskan tidak menggunakan untuk kepentingan pribadi. Justru dikembalikan lagi Rp 6,7 juta guna menambah anggaran pembangunan gedung balai pertemuan baru.
BACA JUGA:Kampung Nopia Mulai Buka Reservasi Jelang Operasional April, Interior Basecamp Dibahas Ulang
Kampung Nopia mendesak memiliki gedung balai pertemuan baru. Sebab, sudah semakin mendekati waktu berakhirnya masa sewa kontrak base camp yang kini ditempati yaitu pada 1 Juli mendatang. Dengan demikian, hanya tersisa dua bulan lagi untuk bisa menempati.
"Mau tidak mau, dalam dua bulan ini harus kita bangun balai pertemuan," sambung Agus.
Oleh karena itu, Agus yang juga selaku Ketua RT 3 RW 4 Kampung Nopia mengapresiasi kerelaan kelompok UMKM dalam membantu pendanaan. Sehingga memudahkan jalan terwujudnya balai pertemuan baru sebagai tempat berbagai aktivitas warga dan basecamp wisata.
Pengelola Wisata Kampung Nopia tidak memperpanjang sewa kontrak basecamp lagi. Diantaranya pertimbangan finansial apabila terus menerus menyewa bangunan dan keinginan kuat warga untuk mendirikan gedung sendiri sebagai aset Kampung Nopia.
Cening Wiwi Indar sebagai perwakilan kelompok UMKM Kampung Nopia mengatakan warga Kampung Nopia sangat ingin mempunyai gedung balai pertemuan sendiri dan dalam kondisi darurat mengingat mendekati habis kontrak base camp.
BACA JUGA:Ramadan, Kampung Nopia Banyumas Berhenti Beroperasi, Base Camp Beralih Jadi Ruang Ibadah
"Sudah lebih dari 74 tahun dengan penduduk padat, Kampung Nopia tidak mempunyai gedung balai pertemuan sendiri. Sehingga, kami dari UMKM ikhlas menyerahkan kembali dana untuk pembangunan balai pertemuan," tandas Wiwi. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
