PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Stasiun Purwokerto menjadi salah satu titik terpadat selama masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah KAI Daop 5. Lonjakan penumpang tidak hanya terjadi saat mudik, tetapi juga memuncak pada arus balik dengan rekor tertinggi.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan kepadatan terlihat jelas pada H+2 Lebaran, Minggu (22/3). Pada hari itu, total penumpang mencapai 19.252 orang.
Jumlah tersebut terdiri atas 10.120 penumpang berangkat dan 9.132 penumpang tiba. Angka ini menjadikan Stasiun Purwokerto sebagai salah satu titik mobilitas tertinggi.
“Pada periode tersebut, Stasiun Purwokerto menjadi salah satu stasiun dengan mobilitas penumpang tertinggi di wilayah Daop 5,” ujarnya.
BACA JUGA:Integrasi Trans Banyumas di Stasiun Purwokerto Mulai Beroperasi 28 Maret, Akses Pintu Barat Dibuka
Secara keseluruhan, mobilitas penumpang di wilayah Daop 5 juga melonjak signifikan. Puncaknya terjadi pada arus balik H+2 hingga H+4 Lebaran, yakni 23–25 Maret 2026.
Jumlah penumpang berangkat secara berturut-turut mencapai 35.128 orang, 36.354 orang, dan 35.876 orang. Capaian ini melampaui rekor Angkutan Lebaran tahun sebelumnya.
Pada 2025, puncak penumpang tercatat 33.535 orang. Sementara pada 2024, jumlahnya mencapai 31.290 orang.
Selain itu, total mobilisasi penumpang di seluruh wilayah Daop 5 pada H+2 Lebaran mencapai 64.513 orang. Rinciannya, 32.877 penumpang berangkat dan 31.636 penumpang tiba.
BACA JUGA:H-10 Lebaran, 40 Ribu Tiket KA dari Stasiun Cilacap Terjual
Secara kumulatif, penjualan tiket terus meningkat selama masa Angkutan Lebaran 2026. Hingga 23 Maret siang tercatat 256.066 tiket, lalu naik menjadi 285.065 tiket hingga 26 Maret sore.
Untuk mengantisipasi lonjakan, KAI Daop 5 mengoperasikan 21 perjalanan kereta jarak jauh setiap hari. Termasuk dua kereta tambahan, yakni KA Kutojaya Utara dan KA Kutojaya Selatan Tambahan.
As’ad mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Penumpang diminta datang lebih awal agar tidak tertinggal kereta.
“Pelanggan disarankan sudah berada di stasiun minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan untuk menghindari keterlambatan,” katanya.