TERSUMBAT : TRC membersihkan gorong-gorong tersumbat. FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS
SUMPIUH-Gorong-gorong sepanjang sembilan meter di jalan kabupaten ruas Kradenan-Watuagung dikeluhkan warga setempat. Sebab, air drainase meluap ketika hujan. Sehingga, air meluber hingga ke halaman rumah warga.
"Gorong-gorong tersumbat sampah. Jadi, air dari drainase tidak dapat masuk ke gorong-gorong," jelas Pengawas Lapangan II UPTD PU Wilayah Sumpiuh Teguh Dumadi..
Sumbatan dipicu oleh papan bekisting yang belum diambil setelah pekerjaan gorong-gorong rampung. Papan mengakibatkan sampah yang masuk ke gorong-gorong tersangkut.
Gorong-gorong yang memiliki lebar satu setengah meter membuat Tim TRC kesulitan mengambil papan bekisting. Dikatakan Teguh, salah satu tim masuk ke dalam gorong-gorong sempit dan gelap itu.
Proses pengambilan papan memakan waktu hingga berjam-jam. Sebab, di dalam gorong-gorong kondisi gelap dan ruang gerak terbatas. Setelah beberapa papan diambil, tim selanjutnya membersihkan sampah. Mayoritas sampah berupa ranting dan dedaunan.
"Dulu gorong-gorong ini amblas dan ditutup plat. Dalam proses perbaikan, papan tidak langsung diambil," kata Teguh di lokasi pekerjaan.
Ruas jalan Kradenan-Watuagung merupakan salah akses alternatif penghubung antara Sumpiuh dan Tambak. Arus lalu lintas selalu ramai pengguna jalan terutama di jam sibuk. (fij)