PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purbalingga (Dinpendukcapil) terus memperluas jangkauan inovasi Jemput Bola Dukcapil SIAP.
Program ini menyasar warga sakit keras, penyandang disabilitas, lansia, hingga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang kesulitan mengakses layanan administrasi kependudukan.
Kepala Dinpendukcapil Kabupaten Purbalingga, Bambang Wijonarko, mengatakan layanan tersebut hadir untuk memastikan hak administrasi tetap terpenuhi.
“Sehingga, kami harus memastikan setiap warga negara mendapatkan hak-hak administrasi kependudukannya tanpa hambatan, menjangkau mereka yang paling membutuhkan,” katanya, Senin (23/2/2026).
BACA JUGA:Inovasi Dukcapil SIAP di Purbalingga Butuh Partisipasi Aktif Masyarakat dan Perangkat Desa
Ia menegaskan, akses dokumen seperti KTP merupakan hak fundamental warga negara. Namun, bagi kelompok rentan, mendatangi kantor Dukcapil kerap menjadi tantangan berat.
“Namun, bagi sebagian kelompok masyarakat, mencapai kantor Dukcapil bisa menjadi tantangan berat,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan terbaru, tim jemput bola berhasil merekam enam warga di tiga desa. Di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, tiga warga melakukan perekaman KTP. Di Desa Serayu Karanganyar, Kecamatan Mrebet, dua warga terlayani. Sementara di Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, satu warga berhasil direkam.
“Angka-angka ini mungkin terlihat kecil, namun di balik itu terdapat cerita tentang warga yang kini bisa bernapas lega karena hak administrasinya terpenuhi,” lanjutnya.
BACA JUGA:Dinpendukcapil Purbalingga Pasang Alat Baru, Warga Kini Bisa Cetak KIA di Kantor Kecamatan
Meski jumlahnya baru enam orang dalam satu periode layanan, hal ini sekaligus menunjukkan masih adanya warga rentan yang belum terjangkau layanan reguler. Ke depan, perluasan cakupan dan pendataan aktif menjadi tantangan agar program tidak sekadar simbolis, tetapi benar-benar sistematis.
“Ini adalah representasi nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian pemerintah daerah terhadap seluruh warganya,” ujarnya.