Hampers Ramadan di Banyumas Diserbu Perantau, Orderan Naik 80 Persen

Minggu 22-02-2026,15:41 WIB
Reporter : Fijri Rahmawati
Editor : Ali Ibrahim

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Peluang usaha musiman di bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi mulai bergeliat, salah satunya bisnis pembuatan hampers. Sejak awal puasa, pelaku usaha di Banyumas sudah kebanjiran pesanan paket bingkisan untuk dikirim ke keluarga di kampung halaman.

Pelaku usaha di Kemranjen, Satyaningsih Wibawanti, menuturkan orderan hampers di bulan Ramadan meningkat sekira 80 persen dibanding hari biasanya. Lonjakan ini didominasi pesanan dari para perantau yang ingin berbagi tanpa harus pulang lebih dulu.

Pemesan bisa request isi maupun kemasan bingkisan sesuai kebutuhan dan anggaran. Ia menawarkan paket harga kisaran antara Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu tiap hampers.

"Pesanan hampers dari para perantau yang berada di luar kota untuk keluarganya di kampung. Saya antar semua sampai alamat tujuan," kata Wenti, sapaannya, Minggu (22/2) di tokonya.

BACA JUGA:Ramadan 1447 H Picu Kenaikan Harga Buah di Kabupaten Purbalingga, Pedagang Klaim Penjualan Normal

Berbagi hampers ketika Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri telah menjadi tradisi di kalangan masyarakat. Bingkisan tersebut menjadi wujud perhatian untuk orang-orang terkasih meski terbentang jarak.

Tradisi ini membawa berkah tersendiri bagi pelaku usaha musiman seperti Wenti. Ia menuturkan sudah tiga tahun berjalan menerima pesanan bingkisan saat bulan puasa dan tren permintaan terus meningkat.

Hampers yang ia siapkan umumnya berisi sembako. Mulai dari minyak goreng, gula pasir, mie instan, tepung terigu, hingga telur ayam yang menjadi kebutuhan pokok rumah tangga.

Isi paket juga dapat ditambah teh, sirup, biskuit dan lainnya sesuai permintaan. Namun, ada pula pemesan yang memilih tidak request dan menyerahkan sepenuhnya komposisi bingkisan kepada pelaku usaha.

BACA JUGA:Ramadan Picu Lonjakan Harga Cabai di Kabupaten Purbalingga, Rawit Merah Rp105 Ribu per Kg

Terpisah, Agus Setyo Wibowo, pelaku usaha asal Kecamatan Tambak, juga tidak menyia-nyiakan peluang usaha hampers di bulan Ramadan ini. Bahkan sebelum memasuki puasa sudah ancang-ancang melakukan open order dan telah masuk beberapa pesanan.

"Tapi saya tidak membuat hampers sendiri, ikut teman di Kebasen. Saya ikut open order, nanti ambil ke sana," ujar Bowo.

Pesanan hampers yang diterima Bowo juga berasal dari kalangan perantau. Mereka berencana mudik menjelang Lebaran dan memilih cara praktis agar tidak perlu repot membawa bingkisan dalam perjalanan.

Hampers yang ditawarkan Bowo tidak hanya berupa sembako, tetapi juga aneka macam snack dan barang pecah belah agar lebih bervariasi. Pemesan pun dapat request isi sesuai selera dan kebutuhan penerima.***

Kategori :