aam/radarmas
HAMPIR TUNTAS: Pembangunan jembatan di jalan penghubung Jalan Jensoed dan Jalan Gerilya hampir rampung. Selasa (27/11) ornamen lengkung jembatan sudah mulai dipasang.
Siap Dilalui Tahun Depan
PURWOKERTO-Kerangka baja berwarna putih menjulang yang membentuk setengah lingkaran mulai berdiri kokoh, kemarin, (27/11). Nantinya, kerangka baja tersebut akan menjadi pemanis dari Jembatan Gerilya-Sudirman.
Ahmad Taufik Kabid pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengatakan, pemasangan kerangka baja sudah dimulai sejak hari Minggu kemarin. Untuk pemasangan kerangka baja pihaknya telah terlebih dulu melakukan pengukuran bagian bawah terlebih dahulu.
"Itu sudah disetting sebelumnya. Harus betul-betul cermat saat memasang dudukannya," katanya kepada Radarmas, Rabu (27/11).
Taufik menjelaskan, untuk diameter lengkung sekitar 20 meter. Sedangkan bentuknya menyerupai tiga per empat lingkaran.
"Sesuai kontrak jembatan rampung akhir tahun. Pemasangan kerangka baja dibantu dengan crane," imbuhnya.
Jembatan jalan tembus Gerilya-Sudirman akan mempunyai panjang 60 meter. Sedangkan lebarnya 15 meter ditambah dengan padestrian selebar 1,75 meter.
Dilain pihak, adanya jembatan baru ditanggapi beragam oleh warga, salah satunya adalah Aris yang menyebutkan Purwokerto akan punya ikon baru. Menurutnya keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak yang positif.
"Kalau bisa segera dirampungkan agar bisa dilewati. Bentuknya juga sepertinya unik," ungkapnya.
Lain Aris, lain pula dengan Amar Winarko, yang lebih menginginkan agar di bawah jembatan untuk segera dibangun kembali. Kebutuhan akan ruang terbuka dinilainya tidak kalah penting.
"Ruang terbuka fungsinya banyak, bisa sebagai sarana olahraga, edukasi juga bersosialisasi," katanya.
Di tempat lain, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kabupaten Banyumas juga mencanangkan pada tahun 2020 sudah dapat dimanfaatkan. Jalan tersebut masuk ke dalam pembangunan strategis di tahun 2020.
Khelmy Tibyani Kabid Pembinaan Teknis dan Jasa Konstruksi DPU kabupaten Banyumas mengatakan, nantinya dari pusat akan memberi bantuan untuk akses Jalan Gerilya-Sudirman. Bentuknya pengerjaan jalan.
"Kami mengerjakan dari Jensud hingga rel ke selatan sedikit sampai irigasi. Pusat mengerjakan dari Jalan Gerilya hingga ke tengah," katanya kepada Radarmas, Senin (25/11).
Jalan Gerilya-Sudirman nanti akan mempunyai lebar 14 meter. Namun untuk tahapan awal akan dibuat 8 meter.
"Tahun 2020 Gerilya-Sudirman sudah dapat dimanfaatkan," imbuhnya.
Dia menambahkan, setelah bisa dimanfaatkan, nanti akan dilihat bupati. Jika bupati memberikan instruksi untuk segera dirampungkan maka akan dirampungkan.
"Untuk penyempurnaannya bertahap. Tapi 2020 sudah dapat dilalui," ucapnya.
Khelmy menyebut dengan adanya Gerilya-Sudirman maka perekonomian sekitar jalan tersebut akan bertumbuh. Diakuinya jalan menjadi salah satu sarana yang sangat vital bagi perekonomian.
"Nanti akan pakai aspal plastik. Kalau jalan sudah jadi maka daerah sekitar akan maju berkembang," pungkasnya. (aam)