PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Persoalan klasik ketidaksinkronan data EMIS dan Dapodik kembali menjadi sorotan serius di Banyumas. Kantor Kemenag Banyumas dan Dinas Pendidikan Banyumas sepakat memperkuat pendampingan teknis agar data pendidikan lebih valid dan akurat jelang TKA SD/MI dan SMP/MTs pada April mendatang.
Kesepakatan itu mengemuka dalam agenda saling berbalas kunjungan yang dilanjutkan rapat koordinasi di Aula Al-Ikhlas. Fokus pembahasan bukan hanya persiapan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan TKAD, tetapi juga tata kelola data pendidikan jangka panjang.
Pantauan di lapangan menunjukkan salah satu masalah yang kerap muncul adalah data mutasi siswa yang tidak sinkron. Siswa yang telah pindah sekolah masih tercatat di lembaga asal sehingga memunculkan dobel data antara EMIS dan Dapodik.
Kepala Kantor Kemenag Banyumas Ibnu Asaduddin, S.Ag, M.Pd, menegaskan koordinasi lintas instansi sudah berjalan. Ia menyebut pembahasan tak hanya menyentuh teknis pelaksanaan TKA dan TKAD, tetapi juga harmonisasi pengelolaan data agar selaras dan akuntabel.
BACA JUGA:Kemenag Purbalingga Raih Predikat WBK 2025, Targetkan WBBM Tahun 2027
“Sinergi adalah kunci suksesnya kebijakan pendidikan nasional,” ingatnya. Ia berharap langkah bersama ini mampu meminimalkan persoalan data yang berulang setiap tahun.
Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Banyumas Wahyu Fauzi Aziz, S.H, M.Si, menekankan rakor bukan sekadar formalitas kunjungan balasan. Forum tersebut, kata dia, menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) di madrasah dan sekolah.
“Tujuan kami dan dinas sama mencerdaskan anak bangsa dan memastikan kualitas pendidikan khususnya di Banyumas terus meningkat,” tegas dia. Ia menilai validitas data menjadi fondasi penting dalam perumusan kebijakan pendidikan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Banyumas Taryono, S.T, M.P.A, membenarkan pelaksanaan rakor tersebut. Ia menyebut kegiatan di Aula Al-Ikhlas juga diikuti Bidang Pembinaan SMP serta ketua dan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Banyumas.
BACA JUGA:99 PNS Kemenag Kebumen Diambil Sumpah
Menurutnya, rakor tersebut merupakan tindak lanjut kunjungan Kasi Pendidikan Madrasah dan tim ke Dinas Pendidikan sebelumnya. “Rakor di Kantor Kemenag Banyumas juga merupakan tindaklanjut dari kunjungan Kasi Pendidikan Madrasah dan tim ke Dinas Pendidikan Banyumas sebelumnya,” pungkasnya. ***