Motor Diduga Milik Geng Motor Dipreteli Warga di Banyumas, Pasca Kecelakaan Maut di Sokaraja

Senin 02-02-2026,18:27 WIB
Reporter : Wafi Zakiyah
Editor : Ali Ibrahim

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Video aksi warga yang mempreteli sepeda motor Honda PCX usai kecelakaan di Sokaraja viral di media sosial. Dalam narasi video, motor tersebut diduga milik anggota geng motor yang terlibat kecelakaan. Namun dugaan tersebut masih dalam penyelidikan polisi.

Meski begitu, polisi membenarkan terjadi kecelakaan lalu lintas yang menewaskan satu orang dan melukai sembilan korban lainnya. Peristiwa itu terjadi Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Raya Soeparjo Rustam, depan Kantor PGRI Kabupaten Banyumas, Desa Sokaraja Kulon.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas Iptu Metri Zul Utami mengatakan, pihaknya juga mendalami aksi perusakan kendaraan yang terjadi setelah kecelakaan. "Peristiwa perusakan kendaraan oleh warga masih kami selidiki, karena memang saat di TKP banyak warga berkerumun," ujarnya, Senin (2/2).

Kecelakaan melibatkan mobil Suzuki Pickup R-8259-BL yang dikemudikan AR (22), warga Kalimanah. Kendaraan itu menabrak sepeda motor Honda PCX R-4779-LAC yang melaju searah di depannya.

BACA JUGA:Korban Tawuran Antar Geng Motor di Cilacap Ditembak di Kepala Pakai Airsoft Gun Saat Sudah Tergeletak

Berdasarkan hasil olah TKP, pickup melaju dari barat ke timur dengan kecepatan tinggi, sedangkan motor melaju dengan kecepatan sedang. Saat motor bergerak ke kanan dan jarak terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan.

Benturan membuat motor beserta penumpangnya terseret hingga kedua kendaraan masuk selokan kiri jalan. Sepeda motor tersebut berboncengan tiga orang yakni RH (16), HF (15), dan FYS (16).

FYS meninggal dunia saat perjalanan ke RSUD Margono, sementara RH dan HF mengalami luka dan masih dirawat. Total korban dari sepeda motor berjumlah tiga orang.

Di sisi lain, mobil pickup mengangkut tujuh orang termasuk sopir. Enam penumpang yakni KK (19), LF (19), HF (19), BN (19), JF (17), dan RZ (19) seluruhnya mengalami luka, satu dirawat inap dan lima rawat jalan.
Isu yang beredar menyebut kendaraan tersebut terkait geng motor remaja hingga memicu kemarahan warga. Polisi menegaskan dugaan tersebut belum dapat dipastikan.

BACA JUGA:19 Adegan Rekonstruksi Ungkap Kekerasan Tawuran Geng Motor di Cilacap

"Untuk dugaan keterkaitan dengan geng motor, kami masih melakukan pendalaman," tegas Iptu Metri. ***

Kategori :