Pertamina Wujudkan Desa Ramah Anak Bersama BKKBN

Minggu 14-09-2025,10:34 WIB
Reporter : Dimas Prabowo
Editor : Ali Ibrahim

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah melalui Fuel Terminal Maos di Cilacap dan Fuel Terminal Rewulu di Bantul melaksanakan kerja sama program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Program ini merupakan dukungan terhadap peningkatan kualitas pengasuhan anak usia dini yang diinisiasi oleh BKKBN.

Fuel Terminal Maos pada Selasa (9/9/2025) menandatangani nota kesepahaman dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dan Tempat Penitipan Anak (TPA) Insan Mulia di Desa Banjarsari, Kecamatan Nusawungu.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Fuel Terminal Manager Maos Wisnu Eka Baskara, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dr. Ari Windy Hardanu, serta Ketua Yayasan TPA Insan Mulia Puji Riyanto.

Kerja sama dengan Dinas Kesehatan fokus pada penyusunan program penguatan kapasitas, pendampingan teknis, serta monitoring dan evaluasi penyelenggaraan TPA sesuai standar kesehatan anak. 

Sementara dengan TPA Insan Mulia, pelaksanaan diarahkan pada kegiatan pelatihan dan sertifikasi pengasuh, kelas parenting bagi orang tua, serta pemantauan tumbuh kembang anak.

Di sisi lain, Fuel Terminal Rewulu Bantul menggelar talkshow bertajuk “TAMASYA di Kerabat Seri 8” bersama BKKBN dan pakar psikologi, Rabu (10/9). 

Acara mengangkat tema “Pola Pengasuhan Anak Hebat bagi Orangtua yang Aktif Bekerja” dan menghadirkan Dosen Fakultas Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta Dr. Rita Eka Izzaty serta Dokter Spesialis Anak RSUD Sleman dr. R. Yuli Kristyanto.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pertamina Patra Niaga FT Rewulu dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. 

Perjanjian tersebut menandai komitmen memperluas jangkauan program TAMASYA di sekitar wilayah perusahaan. Kepala Perwakilan BKKBN DIY, M. Iqbal Apriansyah menekankan pentingnya perhatian orang tua di tengah kesibukan bekerja. 

“Banyak anak berkembang dengan orang tua yang sibuk bekerja sehingga kita sering tidak mengetahui secara detail perkembangan mereka. Melalui program TAMASYA ini, kami ingin mengajak orang tua agar lebih memberi perhatian, sehingga anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih baik di masa depan,” ujarnya.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Sri Sundari menyampaikan terima kasih atas dukungan Pertamina. 

“Dengan adanya kemitraan yang kuat antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat, Program TAMASYA diharapkan dapat menjadi model pengasuhan anak yang baik sekaligus direplikasi di wilayah lain. Ini adalah wujud nyata kepedulian bersama terhadap masa depan anak-anak,” jelasnya.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga JBT, Taufiq Kurniawan menambahkan komitmen perusahaan terhadap tumbuh kembang anak. 

“Pendidikan dan pengasuhan sejak usia dini adalah pondasi penting membangun sumber daya manusia unggul. Melalui TAMASYA, kami mendukung terciptanya pengasuhan yang profesional, sehat, dan penuh kasih sayang. Program ini kami harap memberi manfaat nyata, baik bagi masyarakat luas maupun para pekerja Pertamina yang membutuhkan fasilitas penitipan anak yang aman,” katanya. (dms)

Tags :
Kategori :

Terkait