Lanjut, meski dengan postur anggaran yang terbatas ia menegaskan, pemerataan infrastruktur tetap dilakukan dengan melihat skala prioritas.
"Saya tetap konsentrasi ke jalan, listrik, dan irigasi. Saya banyak yang komplain ke saya dari desa-desa jalannya rusak, perlu dipahami situasi keuangan bukan hanya di Kabupaten Banyumas itu kan di seluruh Indonesia lagi tidak kurang baik," ujarnya.
Untuk irigasi juga terus dilakukan perbaikan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran. Pun dengan lampu-lampu yang mati juga diperbaiki.
"Tapi kan bertahap, lah ini stuck sebentar karena perubahannya belum digedok.Ini begitu digedok, saya jalan lagi sampai Desember," pungkasnya. (res)