71 Permainan Tradisional Dimainkan, Agar Anak Tidak Melulu Digital

Jumat 05-09-2025,18:53 WIB
Reporter : Juni R
Editor : Ali Ibrahim

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Presti senang, melihat anaknya sumringah bermain engklek. Biasanya anaknya, ia akui lekat sekali menatap layar gadget. 

Ia antusias sekali, ada Festival Permainan Tradisional yang diselenggarakan oleh Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, pada Jumat 5 September 2025 di Komplek SMP-SMA IT Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, dalam rangka menyambut Milad ke -111.

"Ini bagus sekali, anak-anak zaman sekarang mainnya hp. Jadi lebih tahu macam-macam permainan tradisional," kata dia. 

Menurutnya, selain sangat menyenangkan memainkan permainan tradisional juga banyak manfaatnya. Salah satunya, membuat tubuh sehat karena banyak bergerak.

BACA JUGA:Permainan Tradisional Semarakkan Pitulasan SMK Ma’arif 2 Gombong

"Meningkatkan skill, juga sehat. Karena keluar keringat terus," ucapnya. 

Sementara itu, Ketua LPP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto Fahmi Abdulkarim Altway, S.T menuturkan, festival permainan tradisional menjadi salah satu rangkaian dari 11 kegiatan dalam rangka menyambut Milad Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto ke-111. Total ada 71 permainan tradisional yang dimainkan dalam festival tersebut. 

"Filosofinya karena memang kita sering mendengar, atau mungkin kita rasakan pengaruh gadget atau pengaruh kemajuan teknologi anak anak itu kadang-kadang terdistract sekali," ujarnya. 

Permainan tradisional yang dimainkan ia sampaikan, sudah dipilih dan merupakan permainan tradisional yang ada dari seluruh daerah di Indonesia. 

BACA JUGA:Raih Penghasilan Tambahan Lewat Permainan Colourball

"Permainan tradisional itu mengajak kita bergerak, aktif dan bermainnya tidak sendiri dengan teman-teman itu akan membangun sosial yang baik. Selain itu, mengenalkan tentang keragaman dan ini adalah kekayaan permainan tradisional di Indonesia," paparnya. 

Selain menyelenggarakan berbagai kegiatan, hari Minggu 7 September 2025 nanti ia sebut, bakal digelar Fun Run 5K. 

"Kita ingin mengajak semua pihak untuk membangun melalui ekspo ini. Kita mengajak semua pihak untuk membangun karakter anak-anak kita, bangsa kita tidak hanya di sisi akademis saja yang harus unggul, tapi karakter bangsa itu harus dikuatkan tentu dengan keislaman dengan nilai-nilai kebangsaan," jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Joko Wiyono mengapresiasi dilaksanakannya festival permainan tradisional. Menurutnya, festival tersebut mempunyai banyak nilai positif. 

BACA JUGA:Wisata Baturraden Adventure Forest, Picu Adrenalin dengan Wahana Permainan yang Menantang

Tags :
Kategori :

Terkait