Koperasi Desa Merah Putih Diharap Jadi Pusat Ekonomi Desa

Jumat 29-08-2025,14:06 WIB
Reporter : Saefur Rohman
Editor : Puput Nursetyo

KEBUMEN – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kebumen, Jumat (29/8/2025), untuk mendorong ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dalam rangkaian kunjungan ini, Menko Zulhas meresmikan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bojongsari, Kecamatan Alian, dan meninjau langsung geliat usaha mikro kecil menengah (UMKM) setempat.

"Koperasi Desa Merah Putih ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi desa. Bayangkan saja, anak-anak muda bisa berkumpul di halaman koperasi, sambil menikmati secangkir kopi seharga Rp 2.000, pasti ramai!" ujar Zulhas, memberi ilustrasi tentang potensi koperasi sebagai wadah baru aktivitas warga.

Koperasi Desa Merah Putih diharapkan tak hanya menjadi tempat transaksi keuangan atau jual beli kebutuhan pokok, tetapi juga ruang berkumpul masyarakat, pusat pemasaran hasil pertanian, dan lokasi pembinaan UMKM. Dengan dukungan pembinaan berkelanjutan, koperasi diharapkan mampu memacu ekonomi desa dan menarik partisipasi generasi muda.

Usai meresmikan koperasi, rombongan Menko Zulhas menuju Gedung Pertemuan Setda Kebumen. Di lokasi ini, ia bersama Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyerahkan bantuan pangan dan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada para petani.

Sebanyak 136 unit alsintan disalurkan kepada 56 kelompok tani di 19 kecamatan. Bantuan tersebut meliputi peralatan pertanian beragam, mulai dari gerobak sorong, hand traktor, pompa air, mesin perajang tembakau, traktor roda dua dan roda empat, hingga power thresher.

Bantuan ini berasal dari APBD Kabupaten Kebumen, APBD Provinsi Jawa Tengah, dan APBN. Selain peralatan, pemerintah juga menyalurkan 5 ton beras cadangan pangan untuk 500 keluarga di lima kelurahan dan desa, yaitu Kelurahan Bumirejo, Kelurahan Kebumen, Kelurahan Tamanwinangun, Desa Kutosari, dan Desa Pejagoan. Setiap keluarga menerima 10 kilogram beras medium.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menegaskan peran strategis sektor pertanian di Kebumen. "Pertanian adalah kekuatan utama daerah kita, petani adalah tulang punggung. Tanpa petani, tidak ada ketahanan pangan," ujarnya.

Menurut Lilis, pemberian bantuan alsintan bertujuan memperkuat produksi pangan daerah, mengurangi beban biaya petani, dan memastikan proses pengolahan lahan menjadi lebih efisien. Dengan alat modern, produktivitas pertanian diharapkan meningkat, sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

"Semua bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, membantu petani meningkatkan produksi, menjaga ketahanan pangan, serta memperkuat semangat gotong royong di desa," tambahnya. (fur)

Tags :
Kategori :

Terkait