PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, mengajak Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Banyumas untuk bersama-sama membangun Kabupaten Banyumas.
Hal itu ia sampaikan, pada saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Banyumas Periode 2025 - 2030 pada Rabu 27 Agustus 2025 di Pendopo Si Panji.
"Ayuh guyub bareng-bareng mbangun Banyumas," kata bupati.
Bupati menilai, PPDI Kabupaten Banyumas mempunyai posisi strategis dalam menjalankan berbagai program pemerintah daerah.
BACA JUGA:Bupati Kebumen Lantik Empat Pejabat Eslon II
"Melalui PPDI aspirasi masyarakat desa bisa dihimpun dan disuarakan. Sekaligus menjadi mitra Pemda dalam melaksanakan program-program pembangunan," jelasnya.
Sementara itu, Ketua PPDI terpilih Kabupaten Banyumas Periode 2025-2030 Slamet Mubarok menyampaikan, terima kasih kepada jajaran pemerintah daerah. Menurutnya selama kepemimpinan PPDI periode 2020-2025 sudah banyak membantu memfasilitasi segela kebutuhan kami.
"Sinergi PPDI dengan Pemda sangat baik. PPDI bisa seperti saya ini tidak lepas dari bantuan Pemda. Dari 23 kecamatan di Kabupaten Banyumas semua sudah PPDI. Apakah perjuangan kita sudah selesai, belum masih banyak perjuangan yang perlu kita selesaikan," jelasnya.
Begitu dilantik pengurus PPDI Kabupaten Banyumas ia sebut, langsung tancap gas untuk bekerja. Salah satunya adalah memperjuangkan terkait status perangkat desa yang menurutnya masih belum jelas.
BACA JUGA:Lindung Pelaku IKM Logam, Bupati Purbalingga Serahkan Simbolis Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
"Iya jadi begini kalau kita pekerjaan kita jelas perangkat desa ya, tetapi status kita ke status kepegawaian kita kan belum diatur di dalam aturan manapun. Sehingga kalau kita masuk ASN kita tidak mungkin, PPPK kita juga tidak mungkin sehingga kami sedang mendorong bagaimana pemerintah itu bisa ada aturan khusus untuk perangkat desa yaitu nanti munculnya undang-undang aparatur pemerintah desa," jelasnya.
Lanjut, Ketua PPDI Provinsi Jawa Tengah Herry Purnomo berpesan, kepada pengurus PPDI yang dilantik agar mengawal dana desa dengan sebenar-benarnya. Serta terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
"Saya mengingatkan, jangan menerima berita sepihak dan klarifikasi. Perangkat desa jangan ikut-ikutan medsos," pungkasnya. (res)