Pemangkasan suku bunga ini tentunya menjadi kabar gembira untuk Indonesia. Dengan pemangkasan suku bunga maka potensi aliran dana kepada AS menyebabkan rupiah akan semakin menguat.
Dari pemangkasan The Fed berpotensi menurunkan ketidakpastian global sehingga ruang ekonomi dunia semakin tumbuh lebih cepat. Pemangkasan The Fed memberi kesempatan bagi Bank Indonesia turut serta memangkas suku bunga.
Tidak hanya itu dengan adanya penguatan IHSG maka mendorong penguatan mata uang rupiah terhadap dolar AS sehingga rupiah dalam kurs yang stabil menghadapi dolar AS.
Dari Refinitiv inilah perdagangan kali ini mata uang rupiah dibuka dengan kekuatan baru mencapai 0,64% ke level Rp 16.230/US$.
Mengikuti sinyal dovish ketua The Federal Reserve atau The Fed dari Jerome Powell melalui ungkapan pidatonya di Simposium Jackson Hole hari jumat tanggal 22 Agustus 2025.