Singapura Berikan Siap Siaga Pada Hewan Kecil Ini yang Menganggu Warganya

Selasa 12-08-2025,02:31 WIB
Reporter : Dian Sari
Editor : Ali Ibrahim

Akan tetapi, nyeri sendiri akibat Chikungunya bisa bertahan samapi berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Hal ini akan mengganggu jalannya aktivitas sehari-hari dalam pergerakkan tak gesit.

Virus Chikungunya menurut Profesor Ooi Eng Eong dari Duke NUS Medical School menyatakan bahwa, “Meskipun tidak seberbahaya Dengue, Chikungunya dapat sangat melemahkan,”.

Oleh arena itu, serangan virus Chikungunya berdampak dalam jangka yang panjang di area Sendir, sehingga dari lonjakan kasus di Singapura memberikan peringatan pemerintah dalam memaksimalkan potensi gerak masyarakat.

Kemudian, berlanjut di wilayah Samudra Hindia terutama di area Sri Langka dan China melaporkan 7000 kasus dari sepekan yang lalu.

Oleh karena itu, pihak Amerika Serikat berikan imbauan peringatan perjalanan untuk provinsi Guandong, kota Dongguan.

Daro adanya wabah Chikungunya, CDA mencatat bahwa wabah ini meningkat di area Amerika, Asia, dan Eropa. Disusul dengan iklim sedang tidak lolos dari pergerakan virus Chikungunya.

Belum ada vaksin Chikungunya yang tersedia di Singapura serta menurut pakar pemerintah kemungkinan diantisipasi dengan penggunaan lotion anti nyamuk serta berpakaian tertutup.

Tags :
Kategori :

Terkait