MPLS. Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengingatkan agar tidak ada perpeloncoan saat MPLS.
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, mengingatkan kepada seluruh sekolah agar dalam Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) tidak boleh ada perpeloncoan. Menurutnya, MPLS mesti menjadi momen peserta didik untuk mengenal sekolah menjadi tempat yang ramah, aman, dan tempat untuk anak bertumbuh.
"MPLS hari ini berbeda, tidak boleh diisi dengan kekerasan fisik dan verbal," kata dia saat membuka Upacara Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah tahun ajaran 2025 2026 di Alun-alun Banyumas, pada Senin 14 Juli 2025.
Ia menambahkan, MPLS merupakan kegiatan yang sangat relevan untuk kondisi saat ini. Selain itu ia meminta, agar pendidikan budi pakerti bisa kembali diberikan kepada peserta didik.
"Pendidikan karakter, saya ingat saat sekolah di SD ada pelajaran budi pekerti sangat penting. Saya meminta agar bisa kembali diberikan," ujarnya.
BACA JUGA:Lirik Lagu MPLS Ramah 2025, Lengkap dengan Cara Download
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan, tidak boleh ada pungutan di sekolah.
"Saya mendapatkan aduan tentang adanya pungutan di beberapa sekolah. Saya tehaskan tidak boleh ada pungutan dalam jenis apapun yang bersifat memaksa," ucapnya.
Soal larangan pungutan ia sebut, sudah diatur dalam Permendikbud No 44 Tahun 2012. Untuk itu pihaknya bakal menindak tegas jika ada sekolah yang menarik pungutan.
"Satuan pendidikan boleh menerima sumbangan dari masyarakat sepanjang memenuhi kriteria sumbangan, tidak memaksa, sukarela, tidak menentukan jumlah dan waktu pemberian, paparnya.
BACA JUGA:Mulai Tahun Ini Masa MPLS SD Lebih Panjang, Khusus Transisi PAUD ke SD
Lanjut, bupati juga turut menyoroti soal server down pada saat sistem penerimaan murid baru. Pemkab Banyumas bakal melakukan pengadaan penambahan server.
"Kedepan proses PPDB harus disempurnakan, jangan ada lagi server down. Kemampuan server masih kurang," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Joko Wiyono menuturkan, untuk MPLS ia meminta agar mengusung tema Ramah.
"Ramah itu kita mengedepankan, anak-anak masuk ke sekolah dalam keadaan bergembira, ceria, dan bukan beban. Sehingga nanti lebih kepada materi-materi yang bersifat edukasi yang sifatnya supporting psikologis, disamping ada yang bersifat psikomotor," paparnya.