Longsor di Sirau Purbalingga, Dua Rumah Rusak dan Tujuh Warga Mengungsi
Bencana tanah longsor merusak dua rumah warga di Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol.-BPBD Purbalingga untuk Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Bencana tanah longsor menerjang Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (18/4/2026) malam. Peristiwa ini menyebabkan dua rumah warga rusak akibat longsoran talud dan pondasi dari bagian atas.
Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga, Revon H, menyebut lokasi kejadian berada di Dusun 5 Karanggintung RT 24 RW 7. Longsor diduga dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama dua jam.
“Bencana tanah longsor terjadi di Dusun 5 Karanggintung RT 24 RW 7 Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).
Hujan deras terjadi sejak pukul 18.30 hingga 20.30 WIB sebelum akhirnya memicu pergerakan tanah. Kondisi tersebut membuat struktur tanah labil dan memicu longsoran.
BACA JUGA:Akses Wanayasa–Pagentan Putus, Lima Rumah Terancam Longsor Susulan
Akibatnya, rumah milik Samiun Al Nur Alim (37) mengalami kerusakan parah pada bagian tembok dan atap. Sementara itu, dapur rumah milik Dianto (42) terancam terbawa longsor.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pemilik rumah mengalami kerugian material, yang saat ini masih dihitung,” ungkapnya.
Sebanyak tujuh warga dari dua keluarga terdampak terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman. Rinciannya, empat orang dari keluarga Samiun dan tiga orang dari keluarga Dianto.
BPBD bersama warga melakukan evakuasi barang berharga serta dokumen penting yang masih bisa diselamatkan. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan kerugian lanjutan.
BACA JUGA:Sembilan Bencana Terjadi dalam Sehari, BPBD Banyumas Catat Banjir hingga Longsor
“Keluarga korban diungsikan ke rumah saudara yang lebih aman. Di rumah milik Samiun Al Nur Alim ada empat orang dan rumah milik Dianto ada tiga orang,” tambahnya.
BPBD memastikan tidak ada kejadian lanjutan pasca longsor tersebut. Kondisi lokasi saat ini dinyatakan relatif aman. (***)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
