Bupati Kebumen Tegaskan Infrastruktur Harus Kuat dan Bermanfaat

Jumat 04-07-2025,19:09 WIB
Reporter : Saefur Rohman
Editor : Puput Nursetyo

KEBUMEN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam meningkatkan infrastruktur dasar terus ditunjukkan. Kamis (3/7), Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani meninjau sejumlah proyek strategis yang tengah dikerjakan, mulai dari perbaikan jalan rusak hingga pembangunan jembatan penghubung pascabencana.

Bupati Lilis turun langsung ke lapangan, didampingi Sekda, Kepala Dinas PUPR Joni Hernawan, dan Kepala BPBD Kebumen Udy Cahyono. Agenda padat itu menyasar wilayah barat dan selatan Kebumen, mencakup jalan vital, jembatan, dan kawasan rawan banjir.

Peninjauan dimulai dari ruas Jalan Selokerto - Buayan, akses penting menuju kawasan wisata seperti Pantai Karangbolong dan Suwuk. Jalan sepanjang 800 meter ini tengah digarap dengan anggaran sekitar Rp3,9 miliar, yang bersumber dari APBD.

"Alhamdulillah, sekarang proses perbaikannya sudah berjalan dengan baik dan cepat. Saya apresiasi kinerja tim pelaksana yang serius bekerja di lapangan," tegasnya.

Setelah itu, rombongan menuju ruas Jalan Purwogondo – Buayan yang menghubungkan Desa Kalipurwo dan Buayan. Jalur ini penting bagi aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat, dengan nilai kontrak sekitar Rp1,4 miliar untuk panjang pengerjaan 500 meter.

Sementara itu, jalan Sidodadi – Kamulyan juga sedang ditangani. Kepala DPUPR Joni Hernawan menjelaskan, penanganan sesi pertama di APBD murni telah mengucurkan Rp770 juta dengan rencana penanganan 950 meter.

"Tahun ini Sidodadi-Kamulyan semoga bisa tuntas," ucap Joni.

Dalam setiap kunjungan, Bupati Lilis menekankan bahwa kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas. 

"Pekerjaan infrastruktur bukan hanya soal cepat, tapi juga harus kuat dan bermanfaat untuk waktu yang lama," pesannya kepada para pelaksana.

Salah satu proyek paling krusial yang ditinjau adalah Jembatan Weton Kulon di Kecamatan Puring. Jembatan sepanjang 70 meter ini sempat ambruk akibat bencana alam dan kini dibangun kembali dengan dana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dari BNPB sebesar Rp14,8 miliar.

"Progresnya baik, bahkan sedikit lebih cepat dari rencana," ungkap Bupati Lilis, seraya meminta pekerjaan dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

Kepala BPBD Kebumen, Udy Cahyono, melaporkan progres fisik sudah mencapai 16%, melebihi target mingguan sebesar 11%. Abutment jembatan hampir rampung, dan rangka baja diperkirakan tiba pada awal Agustus 2025.

"Insyaallah sesuai target waktu pelaksanaan, jadi ini untuk abutment sudah hampir selesai. Tinggal menunggu rangka bajanya, rencana awal Agustus nanti datang. Kemudian setelah itu dirangkai," kata Udy.

Jembatan ini merupakan penghubung utama antara Kecamatan Puring dan Buayan. Kehadirannya sangat penting untuk mempercepat pemulihan pascabencana dan memulihkan aktivitas sosial ekonomi warga.

Usai meninjau jembatan, Bupati Lilis juga menyoroti masalah genangan air di Simpang Tiga Petanahan (utara Pasar Petanahan) yang menyebabkan kerusakan jalan sepanjang 20 meter. Di lokasi lain, Jembatan Kali Kating di Dukuh Salak, Desa Karangduwur, menjadi perhatian karena kerap meluap saat musim hujan akibat tak adanya tanggul pengaman.

Tags :
Kategori :

Terkait