Kenapa Suara Mesin Mobil Berubah Saat AC Dinyalakan?

Selasa 13-05-2025,16:11 WIB
Reporter : Urfa Tasbita Faqih
Editor : Ali Ibrahim

BACA JUGA:Modifikasi Mobil Mazda2, Makin Ganteng dan Stylish di Jalanan

  • Gunakan kompresor angin atau semprotan air tekan rendah untuk bersihkan sirip-sirip kondensor.
  • Ganti filter kabin setiap 10.000–15.000 km atau sesuai rekomendasi pabrikan.

Kedua bagian ini menjaga sirkulasi udara tetap lancar, mengurangi kotoran masuk ke kompresor. Tips preventif biar AC selalu senyap dan dingin maksimal, apa aja?

Jadi, bukan cuma ganti oli, tapi juga cek tekanan refrigeran, kondisi kompresor, dan kebersihan jalur AC.

Kalau mulai ada suara aneh, getaran berlebih, atau AC butuh lebih lama dinginnya, segera tanya mekanik. Ingat, masalah kecil cepat diselesaikan!

BACA JUGA:Mobil Sporty dengan Fitur Canggih: Simak Spesifikasi Honda Jazz vs Toyota Yaris 2025

Panas ekstrem bisa bikin suhu mesin dan AC melonjak, memaksa kompresor kerja ekstra—yang dalam jangka panjang bisa bikin bagiannya cepat aus. Makanya, parkir di tempat teduh.

Selain itu, jangan langsung setting suhu 16 °C waktu mesin dingin. Nyalakan di suhu sedang dulu, baru turunkan setelah mesin agak hangat. Ini mengurangi beban kerja kompresor di awal dinyalakan.

Suara kasar di AC mobil itu ibarat “alarm” yang ngasih tahu kita ada kotoran atau kerusakan kecil di kompresor.

Daripada cuek dan akhirnya kompresor jebol, mending lakukan flushing, ganti oli AC, cek sabuk penggerak, dan bersihkan filter secara rutin.

BACA JUGA:Cara Mudah Merawat VinFast VF 6: Mobil Listrik Canggih yang Nggak Ribet

Biaya perawatan preventif jelas jauh lebih murah daripada ganti kompresor baru. So, jaga AC mobil kamu sebaik mungkin supaya perjalanan tetap nyaman, playlist-an pun makin berasa.

Next time suara kasar muncul, kamu sudah tahu langkah santainya—tanpa drama, tanpa panik, dan tetap #BerkendaraAsyik!

Kategori :