Kehadiran enam airbag, sistem pengereman canggih, dan rangka sasis kuat menjadi faktor tambahan yang mempertegas komitmen Jeep terhadap keamanan.
BACA JUGA:Mobil Toyota Alphard 2024: Harga, Fitur-fiturnya, dan Promo Bulan April
BACA JUGA:Spesifikasi Mobil Volkswagen Beetle, Si Primadona Klasik yang Tak Lekang oleh Waktu
Varian dan Harga: Dari Klasik hingga Ramah Lingkungan
Jeep Rubicon dengan atap yang bisa dilepas, sempurna untuk petualangan terbuka, nikmati kebebasan di setiap perjalanan.
Di pasar Indonesia, Jeep Rubicon terbaru hadir dalam beberapa varian utama yang disesuaikan dengan kebutuhan serta preferensi pengguna.
Model 2-Door dan 4-Door masih menjadi pilihan favorit di kalangan penggemar Jeep klasik, sementara varian Rubicon 4xe menjadi langkah inovatif dalam mendekatkan kendaraan off-road dengan masa depan ramah lingkungan.
Rubicon 4xe menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik yang mampu berjalan dalam mode elektrik penuh untuk penggunaan di kota, sekaligus mempertahankan seluruh fitur off-road yang dimiliki varian bensin.
Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp1,3 miliar hingga Rp1,6 miliar tergantung tipe dan kelengkapan fitur, menempatkannya dalam segmen SUV premium berkapasitas tinggi
BACA JUGA:Honda Prelude 2026: Sport Hybrid Elegan yang Siap Bangkit dari Tidur Panjang
BACA JUGA:Toyota Calya 2022, MPV Ramah Kantong dengan Varian Lengkap dan Tips Memilih yang Tepat
Target Pasar dan Gaya Hidup Pengguna
Jeep Rubicon tidak dibuat untuk semua orang dan di sanalah letak kekuatannya. Kendaraan ini menyasar pengguna yang menjadikan mobil bukan sekadar alat transportasi, tetapi bagian dari ekspresi diri dan gaya hidup yang aktif, mandiri, serta penuh tantangan.
Dari para pegiat alam, petualang urban, hingga eksekutif muda yang menginginkan kendaraan berbeda dari arus utama, Rubicon memberikan apa yang tidak bisa ditawarkan SUV biasa: karakter dan keberanian.
Dengan komunitas pengguna yang solid dan jaringan layanan purna jual yang terus berkembang di Indonesia, Rubicon bukan hanya produk, tetapi juga bagian dari sebuah filosofi berkendara yang autentik.