Semen dari Truk Molen Tumpah, Akibatkan Jalan Nasional Cimanggu Cilacap Licin
Petugas Damkar dibantu instansi lain serta masyarakat melakukan pembersihan ceceran semen dari truk molen yang melintas di Cimanggu Cilacap.-DAMKAR CILACAP UNTUK RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Tumpahan material semen di Jalan Nasional wilayah Cimanggu, Kabupaten Cilacap, sempat membahayakan pengguna jalan pada Rabu (25/2/2026) malam. Material tersebut diduga tercecer dari truk molen yang melintas di jalur tersebut.
Laporan diterima Pos Damkar Majenang setelah adanya informasi dari Polsek Cimanggu dan warga. Tim Rescue Pos Damkar Majenang dari Bidang Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cilacap, kemudian bergerak ke lokasi dan tiba sekitar pukul 22.30 WIB.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Wibowo mengatakan, tumpahan semen berada di badan jalan sehingga berpotensi menyebabkan jalan licin dan membahayakan pengendara yang melintas.
"Material semen tercecer di jalan nasional wilayah Cimanggu. Kondisi itu cukup membahayakan karena bisa membuat permukaan jalan licin," ujarnya, Kamis (26/2/2026).
BACA JUGA:Panik Anak Tertidur dengan Pintu Rumah Terkunci dari Dalam, Langsung Lapor Damkar Kroya Cilacap
Petugas kemudian melakukan penyemprotan, untuk membersihkan sisa material semen yang menempel di badan jalan. Proses penanganan berlangsung sekitar dua jam hingga kondisi dinyatakan aman.
"Durasi penanganan sekitar 2 jam dengan disemprot menggunakan air bertekanan tinggi hingga bersih, " lanjutnya.
Gatot menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan tidak ditemukan kendala berarti selama proses pembersihan berlangsung.
Pihaknya mengimbau pengemudi kendaraan angkutan material, terutama truk molen, agar memastikan muatan dalam kondisi aman saat melintas.
Hal itu untuk mencegah tumpahan material yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
"Kami minta para pengemudi kendaraan angkutan agar memperhatikan muatannya, jangan sampai tumpah atau tercecer karena dapat membahayakan pengguna jalan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
