BANYUMAS-Keluarga Satim (40) warga RT 6 RW 4 Desa Cibangkong Kecamatan Pekuncen yang ambruk akibat angin kencang masih mengungsi ke rumah kerabat setelah rumahnya rata dengan tanah. Saat ini, warga dan Muspika Pekuncen sudah membersihkan puing-puing rumah korban. Danramil Pekuncen Kapt Inf Suwarto mengatakan, pembersihan puing-puing rumah Satim di Desa Cibangkong dilakukan usai kejadian dan dilanjutkan pada Minggu (18/12). Sementara untuk perbaikan rumah belum dilakukan karena masih fokus pembersihan puing-puing. "Kami sudah melakukan pembersihan bersama warga. Keluarga pemilik rumah sampai saat ini masih mengungsi,"jelas Danramil, Minggu (18/12). Untuk kejadian pohon tumbang di SD Muhammadiyah Pekuncen, pohon tersebut baru dievakuasi pada Minggu (18/12). Kondisi ruang kelas rusak parah dan sejumlah piala hasil prestasi siswa juga mengalami kerusakan. "Beruntung saat ini sudah masuk libur sekolah sehingga bencana ini tidak sampai mengganggu kegiatan belajar dan mengajar siswa,"jelas Danramil. Diketahui sebelumnya, Akibat angin kencang ditambah kontruksi bangunan yang rapuh, rumah milik Satim (40) warga RT 6 RW 4 Desa Cibangkong Kecamatan Pekuncen roboh pada Sabtu (17/12) pukul 13.00. Tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai Rp 70 juta. Kades Cibangkong Sarwoto Aminoto mengatakan, akibat angin kencang yang melanda wilayah Cibangkong satu rumah warga roboh. Namun beruntung, saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong karena ditinggal pergi pemilik rumah. (gus/bdg)
Keluarga Satim Masih Mengungsi
Senin 19-12-2016,05:53 WIB
Kategori :