BACA JUGA:Mengenal Dampak Buruk Sering Melakukan Gurah Mesin Mobil
Tips Perawatan:
- Bersihkan filter udara setiap 10.000 km atau sesuai kondisi lingkungan
- Ganti filter udara jika kondisinya terlalu kotor atau rusak
3. Periksa Kondisi Busi Secara Berkala
Busi memegang peran penting dalam proses pembakaran di ruang mesin. Komponen ini memicu percikan api yang dibutuhkan untuk proses pembakaran bahan bakar.
Ciri-Ciri Busi Bermasalah:
- Mobil sulit dinyalakan
- Konsumsi bahan bakar lebih boros
- Mesin terasa kurang responsif
Tips Perawatan:
- Periksa busi setiap 20.000 km
- Ganti busi jika elektroda terlihat aus atau terdapat kerak karbon
- Pastikan menggunakan busi sesuai rekomendasi pabrikan
BACA JUGA:6 Cara Mudah Menurunkan Suhu Mesin Mobil yang Overheat
4. Pastikan Sistem Pendingin Bekerja dengan Baik
Sistem pendingin bertugas menjaga suhu mesin agar tidak overheat. Jika sistem pendingin tidak berfungsi optimal, mesin bisa cepat panas dan mengalami kerusakan.
Cara Merawat Sistem Pendingin:
- Periksa level cairan radiator secara rutin
- Tambahkan coolant jika diperlukan, jangan hanya menggunakan air biasa
- Pastikan tidak ada kebocoran pada selang atau komponen radiator
BACA JUGA:Panduan Perawatan Mobil Matic Agar Tetap Awet yang Harus Kalian Tahu!
BACA JUGA:Panduan Lengkap Perawatan Mobil Listrik yang Baik dan Benar
5. Periksa dan Ganti Timing Belt Secara Berkala
Timing belt menghubungkan dan menyinkronkan gerakan beberapa komponen mesin. Jika timing belt putus, mesin dapat mengalami kerusakan serius.
Kapan Harus Ganti Timing Belt?
- Periksa timing belt setiap 60.000 hingga 100.000 km
- Segera ganti jika terlihat ada retakan atau tanda-tanda keausan.
BACA JUGA:6 Cara Mudah Menurunkan Suhu Mesin Mobil yang Overheat
BACA JUGA:Apakah Biaya Perawatan Mobil Sedan Bekas Mahal? Ini Jawabannya
6. Gunakan Bahan Bakar Berkualitas
Pemilihan bahan bakar yang tepat sangat memengaruhi performa dan kebersihan mesin. Bahan bakar yang buruk dapat menyebabkan penumpukan karbon di ruang pembakaran.
Dampak Bahan Bakar Buruk:
- Penurunan efisiensi pembakaran
- Endapan karbon di ruang bakar
- Kerusakan komponen mesin
Rekomendasi:
- Gunakan bahan bakar dengan nilai oktan yang sesuai dengan spesifikasi mesin
- Hindari bahan bakar oplosan atau yang tidak jelas kualitasnya.
BACA JUGA:Langkah-Langkah Perawatan Mobil Listrik yang Tidak Boleh Dilewatkan
BACA JUGA:Apakah Biaya Perawatan Mobil Sedan Bekas Mahal? Ini Jawabannya